BeritaWonogiri.com [SLOGOHIMO] – Komitmen nyata Rumah Sakit Amal Sehat Wonogiri dalam aksi kemanusiaan kembali diwujudkan dengan mengirimkan Tim Medis Relawan ke wilayah terdampak bencana di Aceh. Tim yang dipimpin oleh dr. Rosyid Ridlo, M.M.R., ini diberangkatkan dari Bandara Adi Sumarmo, Surakarta, pada Sabtu (27/12/2025), menembus berbagai kendala teknis dan administratif demi satu tujuan: membantu saudara sebangsa yang sedang dilanda musibah.
Setibanya di Aceh, tim langsung melakukan koordinasi intensif dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat. Sinergi ini dibangun untuk memastikan setiap langkah pelayanan kesehatan dan distribusi bantuan dapat terarah, aman, dan tepat sasaran di tengah kondisi pasca-bencana yang kompleks.
Bersama dukungan penuh dari PMI Nanggroe Aceh Darussalam, para relawan medis dari Wonogiri siang malam bergerak menjangkau daerah-daerah yang terisolasi dan masih sangat membutuhkan pertolongan. Dedikasi mereka begitu tinggi hingga masa tugas yang semula direncanakan tujuh hari, secara resmi diperpanjang menjadi sepuluh hari.
“Bahkan hingga kini belum dapat dipastikan waktu kepulangan ke Wonogiri, mengingat beratnya kondisi di lapangan dan rasa empati mendalam para relawan saat menyaksikan langsung penderitaan masyarakat terdampak bencana,” ujar Imawan Haris Nursalim, selaku HRD RS Amal Sehat Wonogiri, mewakili manajemen rumah sakit.
Di lapangan, tim menyaksikan dampak bencana yang sangat berat. Beberapa pondok pesantren, masjid, serta puluhan rumah warga dilaporkan hilang atau tertimbun material banjir bandang dan tanah longsor. Pemadangan tersebut justru semakin menguatkan tekad para relawan untuk terus bekerja dengan mengedepankan prinsip keselamatan, profesionalitas, dan empati yang mendalam.
Selama di lokasi, Tim Medis RS Amal Sehat tidak hanya memberikan layanan kesehatan kuratif. Mereka terlibat aktif dalam program kemanusiaan terpadu yang meliputi penyediaan obat-obatan, penyaluran sembako dan bantuan dana, distribusi mushaf Al-Qur’an beserta perlengkapan ibadah, pengelolaan dapur umum, hingga penyediaan akses air bersih bagi korban.
Aksi tanggap bencana ini merupakan bagian dari program SIDOSIS (Aksi Dokter Simpati), yang menegaskan peran RS Amal Sehat Wonogiri bukan sekadar penyedia layanan kesehatan di dalam gedung, tetapi sebagai institusi yang aktif bergerak dan hadir langsung di tengah masyarakat saat bangsa mengalami duka.
Imawan Haris Nursalim juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah mempercayakan donasi serta dukungannya. “Seluruh bantuan yang dititipkan disalurkan dengan penuh amanah dan tanggung jawab,” tegasnya.
Keberangkatan tim relawan medis ini menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan mampu melampaui batas geografis. RS Amal Sehat Wonogiri meyakini bahwa setiap ikhtiar, sekecil apa pun, yang dilakukan dengan ketulusan akan mampu membawa harapan baru dan semakin menguatkan tali persaudaraan sesama anak bangsa di tengah ujian yang berat.(Tarmin)







Komentar