Siaga Darurat di Waduk Gajah Mungkur: RSUD Wonogiri Latih Bantuan Hidup Dasar

Kolaborasi RSUD dan Perusda GAU Siapkan Petugas Wisata Tangani Keadaan Darurat

Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri bekerja sama dengan Perusda Giri Aneka Usaha (GAU) menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) pada Senin, 4 Agustus 2025. Kegiatan ini melatih sekitar 40 petugas wisata untuk memberikan pertolongan pertama pada situasi darurat, seperti kecelakaan atau korban tenggelam, demi menjaga keselamatan pengunjung di destinasi wisata populer ini.

Pelatihan yang diinisiasi atas permintaan Perusda GAU ini dipandu oleh tim RSUD Wonogiri. Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang Medik, Pitut Kristiyanta Nugraha, menjelaskan bahwa materi pelatihan mencakup resusitasi jantung paru (RJP), penanganan fraktur, dan teknik pertolongan korban tenggelam. “Tujuannya, saat ada kejadian darurat, petugas bisa langsung bertindak sebelum tim medis tiba,” ujar Pitut, menekankan pentingnya kesiapan di lokasi wisata ramai seperti WGM.

Direktur Perusda GAU, Suharsono, menyatakan bahwa pelatihan ini krusial mengingat WGM kerap dikunjungi ribuan wisatawan. “Kami ingin memastikan petugas siap menangani insiden medis, seperti tenggelam atau kecelakaan kecil, sebelum pasien dibawa ke rumah sakit,” katanya. Kegiatan ini juga mendukung layanan Mawas 119 RSUD, yang memprioritaskan penjemputan pasien darurat, terutama warga kurang mampu, seperti dilansir dari smpn1wonogiri.sch.id.

Peserta pelatihan terdiri dari petugas Perusda GAU, paguyuban pedagang, perahu wisata, dan paralayang di WGM. Mereka dilatih untuk memberikan respons cepat dan tepat, seperti RJP untuk serangan jantung atau stabilisasi patah tulang. “Saya sekarang lebih percaya diri menangani situasi darurat,” ujar Budi, salah satu petugas perahu wisata. Pelatihan ini sejalan dengan komitmen RSUD Wonogiri untuk edukasi kesehatan masyarakat, seperti yang dilakukan di SMPN 1 Wonogiri pada Januari 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan keselamatan di destinasi wisata unggulan Wonogiri. Dengan kolaborasi antara RSUD dan Perusda GAU, Waduk Gajah Mungkur kini lebih siap menghadapi situasi darurat, memberikan rasa aman bagi pengunjung. “Kami berharap pelatihan ini terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan wisata yang lebih aman,” tutup Suharsono, menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan komunitas lokal.

Komentar