Ekonomi Jateng Tumbuh 5,28% di Triwulan II 2025, Lampaui Nasional

Kolaborasi Aglomerasi dan UMKM Jadi Kunci Kesuksesan

Beritawonogiri.com [SEMARANG] – Ekonomi Jawa Tengah (Jateng) menunjukkan performa gemilang pada triwulan II 2025, tumbuh 5,28% menurut Badan Pusat Statistik (BPS), melampaui pertumbuhan nasional 5,12%. Angka ini meningkat dari 4,93% pada triwulan II 2024. Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan keberhasilan ini berkat kerja kolaboratif lintas sektor dan wilayah.

Ahmad Luthfi mempromosikan pendekatan collaborative government untuk mempertahankan pertumbuhan. “Kita ciptakan ekonomi baru di setiap eks karesidenan melalui aglomerasi wilayah,” ujarnya usai rapat paripurna DPRD Jateng, 5 Agustus 2025. Soloraya Great Sale 2025, yang mencatat transaksi Rp10,7 triliun dari 5,4 juta transaksi, jadi bukti nyata.

Sektor unggulan seperti Informasi dan Komunikasi tumbuh 9,97%, diikuti Jasa Lainnya (9,86%) dan Akomodasi-Makan Minum (9,42%). Industri Pengolahan (4,47%), Perdagangan (4,56%), dan Konstruksi (8,90%) juga berkontribusi besar. “Jateng kondusif untuk investasi, terutama industri padat karya,” kata Luthfi.

Kerja sama sister province dan sister city dengan China, Malaka, dan Singapura menjadi strategi untuk menarik investasi. Dengan 4,2 juta UMKM sebagai tulang punggung ekonomi, Luthfi mendorong pemerintah daerah memperkuat sektor ini agar naik kelas, mendukung keberlanjutan ekonomi.

Keberhasilan ini, menurut Luthfi, harus diperluas dengan mengeksplorasi potensi baru. “UMKM dan kondisi investasi yang aman membuat Jateng menarik. Kita harus terus gali peluang,” tutupnya. Langkah ini sejalan dengan tujuan SDGs untuk pertumbuhan ekonomi inklusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *