Beritawonogiri.com [JAKARTA] – Timnas Indonesia baru saja mencatat kemenangan telak dengan skor 6-0 atas Chinese Taipe dalam laga FIFA Matchday, Jumat (5/9/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Namun Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa ujian sesungguhnya menanti ketika Garuda menghadapi Lebanon.
Chinese Taipe yang kini berada di peringkat 172 dunia memang jauh di bawah Indonesia yang menempati ranking 118 FIFA. Kemenangan besar ini tentu menggembirakan, tetapi publik sepak bola Tanah Air berharap hasil serupa bisa diraih saat menghadapi lawan yang lebih seimbang.
Lebanon saat ini menghuni peringkat 112 FIFA, hanya enam tingkat di atas Indonesia. Kondisi ini membuat duel nanti diprediksi berlangsung lebih ketat dan akan menjadi tolak ukur sejati kualitas tim asuhan Patrick Kluivert.
“Jadi tes sebenarnya memang lawan Lebanon, bukan Taiwan,” kata Erick Thohir usai pertandingan kontra Taiwan. Ia menegaskan bahwa laga ini akan menunjukkan sejauh mana Thom Haye dkk siap menghadapi lawan kuat di Asia.
Erick menambahkan, pertemuan dengan Lebanon bisa menjadi simulasi penting jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat yang akan digelar Oktober mendatang. Indonesia dipastikan menghadapi dua wakil Asia Barat, yaitu Arab Saudi dan Irak, yang memiliki karakter permainan mirip dengan Lebanon.
Selain itu, laga melawan Lebanon juga penting untuk menguji kedalaman skuad. Rotasi pemain dan konsistensi performa harus terus dijaga agar Garuda bisa tampil maksimal di ajang resmi. Kemenangan atas Chinese Taipei menjadi modal positif, tetapi perlawanan Lebanon akan menunjukkan kualitas sebenarnya.
Publik sepak bola Indonesia pun diharapkan tetap memberikan dukungan penuh. Bermain dengan semangat tinggi, disiplin taktik, dan mental baja akan menjadi kunci agar Indonesia bisa melangkah lebih jauh. “Garuda harus percaya diri, kita tunjukkan Indonesia bisa bersaing di level Asia,” tegas Erick.(*)






