Beritawonogiri.com [NGUNTORONADI] – Sertu Rudi W, seorang Babinsa dari Koramil 04/Nguntoronadi Kodim 0728/Wonogiri, bersama dengan para relawan, melaksanakan kegiatan kerja bakti untuk mengantisipasi pohon tumbang. Mereka bergotong-royong menebang pohon-pohon yang sudah lapuk dan tua di pinggir jalan Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi. Aksi ini dilakukan pada hari Senin (25/08/2025) sebagai langkah proaktif menghadapi cuaca ekstrem yang sering terjadi di wilayah tersebut.
Sertu Rudi menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini tidak menentu, dengan seringnya terjadi hujan disertai angin kencang. Situasi ini menimbulkan banyak kerawanan, terutama potensi pohon tumbang yang bisa membahayakan keselamatan warga. “Untuk mengantisipasi hal tersebut, saya bersama relawan bergotong royong menebang pohon-pohon lapuk yang berada di sekitar pemukiman. Kami khawatir pohon-pohon ini bisa membahayakan penghuni rumah yang ada di sekitarnya,” ungkapnya.

Mencegah Bahaya dan Memberikan Rasa Aman
Kegiatan kerja bakti ini tidak hanya berfokus pada penebangan pohon yang sudah tua, tetapi juga pemangkasan ranting-ranting yang berpotensi patah dan membahayakan pengguna jalan. Aksi preventif ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi warga.
“Kerja bakti kali ini memotong pohon yang sudah lapuk, selain itu juga memangkas ranting-ranting di sekitar jalan. Hal ini kami laksanakan supaya warga tidak khawatir rumahnya tertimpa pohon,” tambah Babinsa tersebut.
Wilayah Kecamatan Nguntoronadi memang dikenal sering dilanda angin kencang meskipun tidak selalu disertai hujan. Oleh karena itu, kegiatan antisipasi pohon tumbang ini disambut baik oleh masyarakat setempat.
Apriasi dari Warga dan Harapan Berkelanjutan
Kehadiran Sertu Rudi dan para relawan dalam kegiatan kerja bakti ini sangat diapresiasi oleh warga. Salah seorang warga yang tidak disebutkan namanya menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa dan relawan yang melaksanakan pemotongan pohon tua yang rawan roboh pada saat angin kencang. Kami berharap kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan supaya warga merasa nyaman saat melintas,” tuturnya.
Inisiatif Babinsa dan relawan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan. Tindakan proaktif ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat menghasilkan solusi efektif untuk masalah-masalah yang dihadapi oleh komunitas. Diharapkan, kegiatan serupa akan terus berlanjut di masa depan, tidak hanya di Desa Bumiharjo, tetapi juga di wilayah lain yang memiliki kerawanan serupa.







Komentar