Prabowo Tegas Ingatkan Kader Gerindra: Jangan Pamer Harta, Dekatlah dengan Rakyat

Presiden sekaligus Ketua Umum Gerindra berpesan kepada kader di DPR agar rendah hati, menjaga ucapan, dan tidak pamer kemewahan.

Beritawonogiri.com [BOGOR] – Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto, mengumpulkan seluruh anggota fraksi Gerindra DPR RI di kediamannya, Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo memberikan arahan khusus terkait sikap dan perilaku kadernya di parlemen.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menjelaskan bahwa Prabowo menekankan pentingnya menjaga sikap sederhana dan tidak menunjukkan gaya hidup mewah di tengah masyarakat. Arahan tersebut, kata Sugiono, merupakan bentuk respon atas pesan-pesan publik yang akhir-akhir ini ramai disuarakan.

“Bapak Prabowo meminta para anggota DPR dari Gerindra untuk mawas diri, menjaga ucapannya kepada masyarakat, dan tidak pamer kemewahan. Beliau ingin kader selalu merakyat,” ujar Sugiono usai pertemuan, Selasa (9/9).

Pertemuan internal ini menjadi sinyal kuat bahwa Prabowo ingin partainya tetap dekat dengan rakyat, terutama di tengah sorotan publik terhadap perilaku pejabat yang kerap dianggap berjarak dari masyarakat.

Prabowo, lanjut Sugiono, mengingatkan bahwa kepercayaan rakyat adalah amanah besar. Karena itu, seluruh kader Gerindra yang duduk di parlemen harus menjadi contoh dalam kesederhanaan, etika, dan pengabdian kepada bangsa.

“Pesan Bapak Prabowo jelas, jangan sampai ada sikap yang membuat masyarakat kecewa. Kita semua harus bekerja keras, rendah hati, dan menjaga nama baik partai,” tegas Sugiono.

Arahan tersebut disambut positif oleh para kader yang hadir. Sejumlah anggota DPR dari fraksi Gerindra menyatakan siap menjalankan pesan Ketua Umum mereka dengan sebaik-baiknya.

Dengan sikap tegasnya ini, Prabowo ingin memastikan bahwa Gerindra tetap menjadi partai yang membela rakyat dan mengedepankan nilai-nilai kesederhanaan. Hal ini juga menjadi cerminan kepemimpinan Prabowo yang mengutamakan moralitas dan integritas dalam berpolitik. (*)

Komentar