Rumah Pedagang Cilok di Baturetno Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Warga dan relawan bahu-membahu membangun ulang rumah korban kebakaran di Baturetno.

BeritaWonogiri.com [BATURETNO] – Rumah seorang janda pedagang cilok dan getuk, Ibu Hasanah, di Dusun Tanjungsari, Desa Talun Ombo, Kecamatan Baturetno, terbakar separuh pada Jumat (14/11). Bakti sosial warga dan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya PAC Baturetno serta Wonogiri targetkan pembangunan ulang selesai hari ini, Minggu (16/11), tanpa korban jiwa.

Kronologi kebakaran bermula pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB, saat Ibu Hasanah selesai memasak dagangan untuk Pasar Baturetno. Ia siram api dapur, tapi versi warga sebut kompor gas lupa dimatikan, picu panci meleleh dan api membesar. Pukul 06.30, Hasanah dapat kabar dari tetangga; pemadam kebakaran cepat padamkan, tapi peralatan dapur ludes.

Kegiatan bakti sosial membangun rumah korban kebakaran. (Foto: Suwito Amy)

Warga Dusun Tanjungsari langsung gotong royong, dibantu GRIB Jaya. Bakti sosial dimulai Sabtu (15/11), dengan material dari donasi tetangga dan kecamatan lain. Progres hari ini capai 90 persen, fokus pondasi dan atap.

Mas Bambang, Ketua PAC GRIB Jaya Baturetno, sebut kegiatan murni sosial. “Ini meringankan beban Ibu Hasanah sebagai janda penyokong keluarga. GRIB Jaya komitmen bantu korban bencana lokal,” katanya saat tinjau lokasi.

Ponco, Ketua DPC GRIB Jaya Wonogiri, beri santunan ala kadarnya. “Donasi kami tambah material bangunan, harap Hasanah segera tempati rumah layak,” ungkap Ponco.

Suharno, Kepala Dusun Tanjungsari, ucapkan terima kasih. “Terima kasih sebesar-besarnya kepada warga, GRIB Jaya, dan donatur. Gotong royong ini jadi teladan solidaritas desa,” tegasnya.

Ibu Hasanah, yang tinggal sendirian, ungkapkan rasa syukur. “Terima kasih atas bantuan apapun, dari tenaga hingga uang. Saya bisa tempati rumah lagi, dagangan pun mulai jalan,” ujarnya sambil air mata haru.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *