BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – “Memang benar ada temuan ulat sayur namun bukan seperti yang diberitakan bahwa itu belatung,” ujar Kepala SPPG Wonogiri Bulukerto Bulurejo, Nandana Alana Rizki Julian Ananta, Selasa, 20 Oktober 2026. Pernyataan itu ia sampaikan menanggapi video viral kasus MBG SMKN Bulukerto di TikTok.
Video tersebut memperlihatkan ompreng makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga berulat. Temuan itu tercatat pada Senin, 19 Oktober 2026, dan kemudian beredar luas di media sosial.
Nandana mengatakan dirinya langsung mendatangi sekolah bersama babinsa setelah menerima laporan dari pihak SMK. Ia datang untuk meminta maaf dan menggelar mediasi. Menurut dia, semua pihak menanggapinya dengan baik.
Ia menyebut pihak sekolah menyatakan makanan tersebut aman. Alasannya, para guru ikut menyantap hidangan yang sama.
Namun, kata Nandana, satu ompreng ditemukan berisi ulat sayur. Video temuan itu lalu tersebar di TikTok dan menjadi viral. Ia menyebut viralnya video itu di luar kendali pihaknya.
Nandana mengaku juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopicam) sehari sebelumnya.
Kepala SMKN Bulukerto, Tri Susilowati, membenarkan temuan tersebut saat dikonfirmasi melalui telepon pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, siswa memang diminta memfoto atau merekam video jika menemukan sesuatu di dalam makanan program MBG. Bukti itu kemudian dilaporkan kepada wali kelas, person in charge (PIC), serta SPPG.
Menanggapi kabar viral ini, Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Wonogiri bergerak cepat meninjau sekolah tersebut. Ketua Satgas MBG Kabupaten Wonogiri yang juga Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno, menyampaikan bahwa satgas langsung mengecek lokasi pada Selasa, 20 Oktober 2026. Satgas didampingi pihak puskesmas setempat.
Di hari yang sama, menurut Nandana, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri dan Forkopicam juga berkunjung. Mereka mendatangi SMKN 1 Bulukerto, lalu dapur SPPG Bulurejo.
Dari pengecekan itu, Nandana menyebut semuanya aman dan tidak ada indikasi keracunan. Ia memastikan program MBG tetap berjalan seperti biasa.(*tim_PJW)







Komentar