Kontingen Wonogiri Ukir Prestasi di Pekan Paralimpik Pelajar Daerah Jawa Tengah

Cetak Prestasi Gemilang, Tiga Atlet Disabilitas Wonogiri Bawa Pulang Emas, Perak, dan Perunggu

Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Kontingen Kabupaten Wonogiri mencetak sejarah gemilang di ajang Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dalam ajang yang digelar di Delingan, Karanganyar, pada 19 hingga 21 Agustus 2025, tiga atlet paralimpik asal Wonogiri berhasil menyabet tiga medali dari cabang olahraga atletik.

Prestasi ini menjadi sorotan setelah informasi resmi dirilis oleh akun media sosial Disporapar Wonogiri. Ketiga atlet tersebut berhasil mengharumkan nama Kabupaten Wonogiri, menunjukkan semangat juang dan talenta luar biasa mereka.

Medali emas pertama diraih oleh Casey Rafael di nomor pertandingan lompat jauh ambulant T45-T47 untuk kategori difabel grahita. Kemenangan ini membuktikan kerja keras dan dedikasi Casey dalam berlatih.

Sementara itu, medali perak dipersembahkan oleh Arzian Kurnianda di nomor pertandingan lari 100 meter ambulant T45-T47. Raihan perak ini menunjukkan dominasi atlet Wonogiri di berbagai nomor atletik.

Tak ketinggalan, Imam Nur Shaleh menyumbangkan medali perunggu di nomor pertandingan tolak peluru F40/41 untuk kategori difabel daksa perawakan pendek. Kontribusi Imam melengkapi koleksi medali Wonogiri di ajang bergengsi ini.

Dengan perolehan tiga medali tersebut, kontingen Wonogiri yang mengirimkan lima atlet, tiga pelatih, dan satu official, berhasil menempati peringkat 18 dari 34 kabupaten/kota peserta Peparpeda se-Jawa Tengah.

Prestasi ini menjadi motivasi besar bagi para atlet. Selanjutnya, Casey, Arzian, dan Imam akan kembali bertanding mewakili Kabupaten Wonogiri di Kejuaraan Nasional Paralympic Committee Indonesia (NPCI) tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan dilaksanakan pada 21 hingga 25 Oktober 2025 di Semarang.

Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Wonogiri berharap, capaian ini akan memacu semangat para atlet disabilitas lain untuk terus berprestasi, sekaligus meningkatkan perhatian publik terhadap olahraga paralimpik.

Komentar