Bimtek Inklusi PAUD di Wonogiri: Bekal Guru Hadapi Anak Berkebutuhan Khusus

Bimbingan Teknis diikuti 200 pendidik PAUD dengan materi pendidikan inklusi, kesehatan anak, dan komunikasi ramah anak.

Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Wonogiri menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelayanan Inklusi bagi Pendidik PAUD, Rabu (1/10/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung B Dinas P dan K Wonogiri dan diikuti oleh 200 pendidik PAUD dari berbagai wilayah di Kabupaten Wonogiri.

Bimtek ini terselenggara berkat kerja sama antara Dinas P dan K Kabupaten Wonogiri dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Kalbe Farma. Program ini menekankan pentingnya peran guru PAUD dalam mendukung pendidikan inklusif bagi anak usia dini, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK).

Ratusan guru PAUD Wonogiri serius mengikuti sesi pelatihan pendidikan inklusi. (Sumber: wonogirikab.go.id)

Kepala Dinas P dan K Wonogiri, Sriyanto, menegaskan pentingnya kesempatan ini. “Bimbingan teknis ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Para pendidik bisa menyerap ilmu dari narasumber ahli untuk meningkatkan kompetensi dalam mendampingi anak-anak dengan kondisi istimewa,” jelasnya.

Bunda PAUD Kabupaten Wonogiri, Sri Rahayu Setyo Sukarno, menekankan bahwa semua anak memiliki hak pendidikan yang sama. “Untuk mendampingi anak berkebutuhan khusus, guru harus memiliki ilmu dan keterampilan. Pelatihan seperti ini sangat penting agar anak bisa belajar dengan nyaman tanpa merasa diasingkan,” tuturnya.

Dalam Bimtek tersebut, hadir beberapa narasumber berkompeten. Cicilia Widuri, ahli gizi, memaparkan materi mengenai diabetes pada anak dan pentingnya gizi seimbang. Sementara itu, Meiske Yunitrhee Suparman, seorang psikolog, membawakan tema “Guru Sehat untuk Anak Hebat”. Narasumber lainnya, Sigit Nugroho dari LLDIKTI Wilayah III Jakarta, mengulas strategi membangun komunikasi di lingkungan inklusif.

Perwakilan PT Kalbe Farma, Sfd Arie Wibowo, menyampaikan bahwa program ini tidak berhenti di sini. “Kami akan terus berkolaborasi dengan Dinas P dan K Wonogiri. Bunda PAUD memiliki peran strategis sebagai jembatan antara CSR Kalbe Farma dan pemerintah daerah untuk memperkuat pendidikan anak usia dini di Wonogiri,” ungkapnya.

Bimtek inklusi ini diharapkan menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas guru PAUD di Wonogiri. Dengan pemahaman inklusi, kesehatan, dan komunikasi, para pendidik dapat menciptakan lingkungan belajar yang ramah, sehat, dan menyenangkan bagi seluruh anak, tanpa terkecuali.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *