Waspada Tanjakan Songarep! Kecelakaan Giritontro Libatkan 2 Motor, 1 Korban Masuk RS

Respons Polsek Giritontro dan Olah TKP di Lokasi

BeritaWonogiri.com [GIRITONTRO] – Peristiwa kecelakaan maut Wonogiri kembali memakan korban di wilayah Kecamatan Giritontro, Kamis (23/4/2026) pagi. Dua sepeda motor terlibat tabrakan adu depan atau “laga kambing” tepat di tanjakan Songarep, Dusun Giribelah, Desa Jatirejo yang mengakibatkan satu pengendara mengalami luka serius.

Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD 3983 ACG dan Yamaha F1ZR bernopol AD 4726 CR. Insiden terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung memicu respons cepat dari pihak kepolisian sepuluh menit setelah laporan warga masuk.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, SH, MH, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat kedua kendaraan melaju dari arah yang berlawanan. Lokasi kejadian yang berada di area tanjakan menjadi faktor krusial dalam insiden ini.

Kronologi Tabrakan Adu Depan di Jalur Giribelah

Awalnya, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh T (41), warga Desa Ngargoharjo, melaju dari arah Giribelah menuju Paranggupito. Namun, saat berada di tanjakan Songarep, muncul Yamaha F1ZR dari arah berlawanan yang dikendarai oleh AJ (38), warga Kecamatan Paranggupito.

“Karena jarak sudah terlalu dekat, kedua pengendara tidak dapat menghindar sehingga terjadi tabrakan hebat di titik tersebut,” jelas AKP Anom mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo.

Dampak Kecelakaan: Satu Korban Alami Patah Tulang

Akibat benturan keras tersebut, AJ mengalami luka parah berupa patah pada telapak tangan kanan. Warga dan petugas segera mengevakuasi AJ ke RS Maguan Husada guna mendapatkan penanganan medis intensif. Sementara itu, pengendara Honda Beat dilaporkan dalam kondisi yang lebih stabil meski mengalami trauma.

Respons Polsek Giritontro dan Olah TKP di Lokasi

Petugas dari Polsek Giritontro langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata di sekitar Dusun Giribelah.

Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa kondisi jalan yang menanjak membatasi jarak pandang kedua pengendara. Hal ini membuat mereka tidak menyadari kehadiran kendaraan lain dari arah berlawanan hingga jarak sudah terlalu dekat untuk melakukan pengereman.

Langkah Selanjutnya: Imbauan Keselamatan di Jalur Rawan

Polres Wonogiri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Giritontro-Paranggupito. Kontur jalan yang menanjak dan menikung menuntut pengendara untuk selalu menjaga kecepatan dan konsentrasi penuh.

“Kami mengingatkan pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memastikan kondisi jalan aman sebelum melintas, terutama di jalur-jalur rawan kecelakaan,” pungkas AKP Anom. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *