MWC NU Jatiroto Salurkan Air Bersih Ke Tiga Desa.

Kekeringan Membuat Warga Desa Brenggolo Khawatirkan Ketersediaan Air Wudlu

BeritaWonogiri.com [JATIROTO] – Pengurus Majelis Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Jatiroto menyalurkan air bersih ke tiga desa di Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, Rabu (4/10/2023).

Air bersih disalurkan ke warga Dusun Dondong, Desa Brenggolo, Dusun Pagersari, Desa Guno dan Dusun Paran, Desa Dawungan. Tokoh masyarakat Desa Brenggolo, Bambang Bengdo mengaku sempat bingung tentang bagaimana melaksanakan salat Jumat lusa karena ketersediaan air di masjid tidak ada.

“Saya menyampaikan terima kasih atas air yang telah diberikan kepada kami. Jujur, saya sempat bingung tentang bagaimana melaksanakan salat Jumat, karena di masjid kami tidak memiliki air,” ujarnya.

Baca juga: DAU Senilai Rp6,069 M Untuk Infrastruktur Jalur Kecamatan Jatiroto Ke Kecamatan Tirtomoyo

Diakui oleh Bambang situasi kemarau saat ini sangat meresahkan. “Namun bantuan air dari MWC NU telah memberikan mereka [warga] harapan baru dan memungkinkan mereka untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.”

Sementara itu, anggota tim MWC NU Jatiroto, Sutarno saat ditemui portalika news network (PNN), mengatakan air adalah kebutuhan mendasar bagi manusia. Menurutnya, dalam kehidupan sehari-hari, air menjadi kunci untuk segala aktivitas, mulai dari minum, memasak, mandi, mencuci, hingga proses beribadah.

BeritaWonogiri.com/Setyo Nugroho

Sehingga kekeringan yang melanda masyarakat Dusun Dondong, Desa Brenggolo telah menghambat aktivitas mereka secara signifikan. Kemarau panjang ini, menggerakkan hati MWC NU Kecamatan Jatiroto mengadakan aksi tanggap darurat untuk menyediakan air bersih kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Jatiroto.

Tim MWC NU tiba di lokasi Dusun Dondong disambut gembira oleh warga. Dusun Dondong di huni sekitar 150 KK.l dan terletak di perbukitan. Air diperoleh warga dari atas gunung dan disalurkan memalui pipa atau selang ke rumah-rumah warga, namun sumber air tersebut sudah tidak mengalir lagi. (Setyo Nugroho)

Komentar