Wong Solo Grup Bagi Ribuan Makanan Gratis Dan Geliatkan Ekonomi Warga

Nyalakan 60 Kuintal Kembang Api

BeritaWonogiri.com [BOYOLALI] – Menyambut malam pergantian tahun dari 2023 ke 2024, rumah makan Ayam Bakar Wong Solo Grup membagikan ribuan Makanku yaitu makanan siap saji kepada masyarakat yang hadir di Kali Pepe Land (KPL) Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jateng, Minggu 31 Desember 2023 malam WIB.

Owner Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Grup, Puspo Wardoyo ketika ditemui di sela-sela acara pesta kembang api spektakuler Senin 1 Januari 2024 dini hari WIB mengatakan kehadiran resort yang dibangunnya diharapkan mampu menggeliatkan perekonomian warga sekitar.

“Kami menyiapkan 5.000 packing Makanku dan tadi hampir habis. Ini Bukan kami merayakan tahun baru tapi sebagai langkah kami untuk infak kepada masyarakat yang kurang mampu. Setiap bulan kami memang berbagi makanan dengan warga,” ujar dia.

Baca juga: 7 Destinasi Wisata Wonogiri Ini Jadi Perhatian Peningkatan Pengamanan Selama Libur Tahun Baru

Selain itu masyarakat juga dihibur dengan live musik dengan mendatangkan sebuah grup band. Acara itu juga disemarakkan dengan pesta kembang api spektakuler yang menghiasi angkasa Gagaksipat.

Dia menjelaskan bagi-bagi makanan seperti ini sudah dilakukan setiap bulan. Namun untuk masjid-masjid di dekat KPL, Puspo mengklaim melakukannya setiap hari Jumat.

Ribuan warga dari Solo Raya menyaksikan pesta kembang api saat malam pergantian tahun 2023-2024 di Kali Pepe Land (KPL) Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jateng, Minggu 31 Desember 2023 malam WIB. (BeritaWonogiri.com/Iskandar)

Menurut dia tempat yang digunakan untuk pesta kembang api dan pergelaran musik cukup luas ini belum jadi 100 persen. Dia memperkirakan tempat yang dibangun dengan konsep menyerupai resort dilengkapi tempat konser ini lima tahun lagi baru selesai.

“Insya Allah lima tahun lagi akan di-launching, nanti kalau sudah selesai akan ada acara besar-besaran. Nanti akan ada makan gratis selama satu bulan,” ujar dia.

Puspo menjelaskan tempat yang dibangunnya ini memang untuk bisnis, tapi pihaknya juga tidak lupa memikirkan kemaslahatan masyarakat. Sekaligus masyarakat agar tahu bahwa kedatangan pengusaha muslem seperti dirinya bisa membawa dampak positif.

“Apa yang kami perbuat di sini kami lakukan secara tulus dari hati. Karena saya mendapat rezeki sehingga kami juga berbagi ke warga. Sekarang masih proses pembangunan resto garden dan resort syariah. Tempat yang bisa untuk wedding, untuk acara konser, pengajian akbar dan sebaganya ini kira-kira baru 50 persen selesai dibangun,” kata dia.

Owner Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Grup, Puspo Wardoyo ketika memberi keterangan kepada para wartawan di sela-sela acara pesta kembang api menyambut malam pergantian tahun 2023-2024 di Kali Pepe Land (KPL) Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jateng, Minggu 31 Desember 2023 malam WIB. (BeritaWonogiri.com/Iskandar)

Untuk resort Puspo mengatakan akan membangun dengan kapasitas 150 kamar untuk pasangan keluarga. Di sini mereka bisa mancing, naik perahu menyusuri Kali Pepe dan acara keluarga lainnya.

Belum lama ini pihaknya mengaku sering kedatangan rombongan dari Palembang, Medan dan sebagainya. Pernah juga ada rombongan dari Pontianak, Kalimantan 25 orang. Sebelum ke Jogja, kata dia, mereka datang ke KPL dulu.

Puspo mengungkapkan mereka tidur di hotel depan KPL sehingga hotel yang dulu sepi sekarang hotel itu ramai pengunjung. Jalan di depan KPL pun sekarang terkena imbasnya sehingga menjadi ramai.

Dia menilai setelah dirinya membangun KPL di Gagaksipat, ekonomi warga di sekitar kawasan itu menjadi berkembang dan lowongan pekerjaan juga terbuka.
Di bagian lain Puspo juga berencana membuat pondok pesantren berbasis bisnis secara gratis. Diharapkan keluar dari pondok pesantren para santri bisa berbisnis dengan baik.

Dia optimistis jika umat moslem menjadi pengusaha dengan akhlak dan agama yang baik, akan bisa berbagi kenikmatan. “Jadi kalau ada umat moslem sukses, minimal seperti saya akan mampu mengurangi masalah sosial dan kemiskinan,” ujar dia.

Nyalakan 60 Kuintal Kembang Api
Sementara itu acara malam pegantian tahun yang digelar di KPL berlangsung semarak. Ribuan warga dari bebagai daerah di Solo Raya seperti dari Karanganyar, Boyolali, Solo dan sebagainya mulai berdatangan ke lokasi sejak selepas salat Isya.

Sejumlah warga menyaksikan band hiburan saat malam pergantian tahun 2023-2024 di Kali Pepe Land (KPL) Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jateng, Minggu 31 Desember 2023 malam WIB. (BeritaWonogiri.com/Iskandar)

Mereka di antaranya datang bersama keluarga ingin menyaksikan hiburan berupa band dan pesta kembang api. “Memang asyik, hiburannya gratis dan mendapat makan gratis. Sayangnya titipan sepeda motornya kok mahal, Rp5.000 per motor,” ujar Dalino, salah satu warga yang hadir di KPL.

Di bagian lain Puspo mengklaim kembang api yang dinyalakan saat malam pergantian tahun 2023-2024 di KPL merupakan yang terbesar dan terbaik di Jateng. Dia mengaku belum pernah melihat hal serupa di Jateng.

Salah seorang rekan Puspo yang betanggung jawab mengurusi kembang api, Decky mengatakan kembang api yang dinyalakan diambil dari salah satu distributor kembang api besar di Semarang. Distributor kembang api itu sudah menjadi langganan jika pihaknya mempunyai acara.

“Kemarin kembang api itu saya ambil langsung dari distributor di Semarang sebanyak 60 kuintal. Kalau ditotal kembang api itu senilai kira-kira Rp60 juta,” ungkap dia.

Kembang api tersebut diambil dari satu distributor tanpa harus memesan lebih dulu. Sebab barang tersebut sudah tersedia di gudang tinggal mengambil. (Iskandar)

Komentar