BeritaWonogiri.com [KARANGANYAR] – Anggota SAR MTA melakukan sosialisasi tanggap bencana di halaman SDN Kemiri 1 Kebakkramat Karanganyar. Selama dua jam sejak pukul 09.00 WIB, sebanyak 260 siswa semangat mendapatkan ilmu baru tersebut.
Ilmu tanggap bencana dimulai dari materi pengetahuan tentang tanda-tanda bencana. Di sini diharapkan siswa memahami bagaimana tanda bencana, sikap tenang, tidak panik, berpikir apa yang harus mereka lakukan.
Kemudian mendapatkan ilmu cara naik perahu ketika terjadi banjir dan harus evakuasi, dengan naik perahu dari samping perahu jangan dari belakang. Dilanjutkan dengan cara pengunaan tali untuk penyelamatan diri.
Baca juga: Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana Alam, Koordinasi Dan Kolaborasi Dibutuhkan
Satu per satu siswa diminta berjalan di atas seutas tali dengan diikat tali pengaman seperti main ketangkasan ketika flying fox. Para siswa belajar dengan bahagia mereka antusias.
Salah satu siswa, Fadhil Muhammad Tora siswa kelas 4 mengatakan senang sekali dan pengin jadi anggota TIM SAR nyelamatin orang. Sedangkan Kepala sekolah SDN Kemiri 1 Kebakkramat, Endang Muji Lestari, SPd, mengapresiasi Tim SAR MTA yang sudah sabar mengajari siswanya untuk tanggap bencana.
“Insya Allah ilmunya berkah bermanfaat dunia akhirat,” tambahnya.
Ada 6 anggota Tim SAR MTA yang berbagi tugas untuk menyampaikan materi. Husain Mustafa, SPd, salah satu Tim SAR mengaku senang dan berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan oleh semua sekolah.
“Sejak kecil diberi materi tanggap kebencanaan agar ketika terjadi bencana mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan,” imbuhnya.
Husain juga memberikan tips ketika terjadi bencana, yakni tidak panik, kenali medan, kenali tanda bahaya, segera evakuasi ke tempat aman. (Suryono)






