Disiplin ala TNI! Siswa MA MTs Munzalam Bulukerto Digembleng Ketarunaan

Wawasan Kebangsaan Jadi Materi Utama

BeritaWonogiri.com [BULUKERTO] – Suasana berbeda tampak di lingkungan MA dan MTs Munzalam Mubarokah Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri. Barisan rapi, aba-aba tegas, serta semangat kebersamaan mewarnai kegiatan pelatihan ketarunaan MA MTs Munzalam Mubarokah Bulukerto yang secara resmi menghadirkan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk membentuk karakter siswa sejak dini.

Program pendidikan berbasis semi militer ini digelar sebagai upaya serius sekolah dalam menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, dan cinta Tanah Air kepada para peserta didik. Kehadiran TNI di sekolah bukan untuk menakuti, melainkan mendidik dan menginspirasi.

Komandan Koramil (Danramil) 21/Bulukerto, Kapten (Inf) Hengky Nur Cahyadi, pada Selasa (27/1/2026) menjelaskan bahwa pihaknya menugaskan tiga prajurit TNI AD guna mendukung suksesnya pelatihan ketarunaan di MA dan MTs Munzalam Mubarokah.

Ketiga prajurit tersebut berasal dari Koramil 21/Bulukerto Kodim 0728/Wonogiri, dipimpin langsung oleh Peltu Budi S, yang bertindak sebagai instruktur utama.

“Pelatihan ini bertujuan membentuk karakter siswa agar disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu bekerja sama dalam tim,” tegas Kapten Hengky.

Pelatihan ketarunaan yang diterapkan bukan latihan fisik semata. Pola pendidikan semi militer ini dirancang untuk membentuk mental dan karakter siswa agar siap menghadapi tantangan kehidupan nyata.

Beberapa tujuan utama pelatihan meliputi:

  • Menumbuhkan kedisiplinan tinggi

  • Membina jiwa kepemimpinan

  • Mengembangkan kerja sama dan jiwa korsa

  • Menanamkan rasa tanggung jawab dan kejujuran

Selain latihan baris-berbaris, tim instruktur TNI memberikan pembekalan pendidikan kebangsaan (Wasbang) sebagai fondasi utama pembentukan karakter.

Materi wawasan kebangsaan diberikan secara indoor di ruang kelas, meliputi:

  • Nilai-nilai moral dan etika

  • Tata krama dan sopan santun

  • Disiplin dalam kehidupan sehari-hari

  • Pentingnya ibadah berjamaah

Menurut Peltu Budi, pendidikan karakter harus berjalan seimbang antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.

Tak hanya teori, siswa juga dilibatkan dalam berbagai simulasi kepemimpinan, latihan pengambilan keputusan, hingga pembentukan kemampuan berpikir kritis.

Melalui simulasi tersebut, siswa diajak memahami arti memimpin dan dipimpin, menghargai pendapat orang lain, serta berani bertanggung jawab atas keputusan yang diambil.

Kepala Sekolah MA Munzalam Mubarokah, Huda, S.Pd, didampingi Kepala Sekolah MTs Munzalam Mubarokah, Suti, S.Pd, menegaskan bahwa pelatihan ketarunaan merupakan bagian dari visi sekolah dalam menyiapkan siswa menghadapi masa depan.

“Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara mental, mandiri, dan siap terjun di masyarakat,” ujar Huda.

Menurutnya, nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan sikap hormat menjadi bekal penting bagi siswa, baik saat melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Pelatihan ketarunaan ini menjadi contoh nyata sinergi positif antara TNI dan dunia pendidikan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan berjiwa nasionalis.

Dengan pendekatan humanis dan edukatif, kehadiran TNI di lingkungan sekolah justru memberikan motivasi tersendiri bagi siswa untuk menjadi pribadi yang lebih baik. (Begug SW.)

Komentar