BeritaWonogiri.com [BULUKERTO] – Babinsa Koramil 21/Bulukerto Kodim 0728/Wonogiri, Kopka Edi Purwanto, melaksanakan kegiatan anjangsana di wilayah binaan pada Senin (27/4/2026). Langkah ini bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyukseskan agenda ketahanan pangan nasional melalui komunikasi sosial yang intensif di sektor pertanian.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Conto, Kecamatan Bulukerto ini menjadi wujud nyata kehadiran TNI di tengah warga. Aparat teritorial bertindak sebagai pendamping bagi para pelaku sektor pertanian yang merupakan tulang punggung perekonomian desa.
Sinergi Hangat Babinsa dan Petani di Tengah Hamparan Sawah
Kopka Edi Purwanto menemui langsung Ketua Kelompok Tani Sedyo Makmur Delisemar, Bapak Sakiyo. Pertemuan berlangsung penuh keakraban di tengah hamparan sawah yang mulai memasuki masa panen, mencerminkan harmoni yang kuat antara petugas dan warga.
Memperkuat Hubungan Emosional dan Deteksi Masalah Lapangan
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa menyampaikan bahwa anjangsana merupakan sarana efektif untuk mempererat hubungan emosional. Dengan terjun langsung, TNI dapat mengetahui kendala yang dihadapi petani serta membantu mencari solusi demi menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional.
Komunikasi yang terjalin erat memungkinkan berbagai persoalan di wilayah binaan, baik teknis maupun sosial, segera terdeteksi dan diatasi bersama. Hal ini dilakukan demi terciptanya keamanan wilayah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Komitmen Kelompok Tani Sedyo Makmur untuk Ekonomi Desa
Bapak Sakiyo selaku tokoh pertanian setempat menyatakan dukungan penuhnya terhadap program-program pemerintah. Ia menegaskan bahwa para petani di wilayah Bulukerto siap memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga ketersediaan pangan di tingkat daerah hingga nasional.
Peran UMKM dan Kemandirian Pangan di Kecamatan Bulukerto
Selain berfokus pada hasil panen, Kelompok Tani Sedyo Makmur juga berupaya mendorong pengembangan UMKM berbasis pertanian di pedesaan. Semangat ini bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi sehingga masyarakat desa tidak hanya menjadi produsen bahan mentah, tetapi juga memiliki nilai tambah secara finansial.
Mengokohkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Dukungan para petani menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat adalah kunci utama pembangunan desa mandiri. Kehadiran aparat Koramil di lapangan mendapat sambutan positif karena memberikan rasa aman dan semangat bagi warga dalam bekerja.
Melalui kegiatan anjangsana rutin ini, kemanunggalan TNI dan rakyat diharapkan semakin kokoh. Sinergi ini akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan kemajuan dan kemakmuran wilayah Kecamatan Bulukerto untuk mendukung kedaulatan ketahanan pangan nasional di masa depan. (Begug SW)






