Beritawonogiri.com [NGADIROJO] – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Wonogiri resmi membuka program pelatihan Tata Boga dan Coffee Preneur, Senin (13/9/2025). Bertempat di Kecamatan Ngadirojo, program ini dihadiri Kepala Disnaker Wiyanto, Camat Andika Krisnayana, dan jajaran, serta diikuti 20 peserta Tata Boga dan 10 peserta Coffee Preneur.
Wiyanto menegaskan, pelatihan ini momentum penting meningkatkan daya saing masyarakat di pasar yang makin kompetitif dan digital. “Peserta harus siap produksi, mengurus sertifikasi, dan go digital agar usaha kulinernya optimal berkembang,” ujarnya saat membuka acara.

Tak hanya keterampilan memasak dan meracik kopi, pelatihan juga menghadirkan materi sertifikasi halal dan keamanan pangan oleh Puskesmas Ngadirojo, serta pengetahuan perizinan usaha dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu. Peserta belajar strategi digital marketing langsung dari praktisi Regarsport, agar produk mereka mampu bersaing di marketplace nasional.
“Materi ini sangat penting agar usaha peserta berkelanjutan, tidak hanya bagus di produksi tapi juga laku di pasar digital,” tambah Wiyanto.
Camat Andika Krisnayana memberi apresiasi pada Disnaker karena telah memberdayakan warga lewat pelatihan berbasis kompetensi dengan sentuhan teknologi. “Program ini sangat tepat, peserta nantinya bisa membangun bisnis lokal dan menembus pasar online,” tuturnya.
Selain praktik langsung, peserta juga diajak simulasi pendaftaran usaha, memperoleh legalitas dasar, dan aplikasi pemasaran digital. Kegiatan dijadwalkan berlangsung tujuh hari penuh hingga 20 September, puncaknya demo produk dan penjurian karya.
Wiyanto berharap alumni pelatihan Tata Boga dan Coffee Preneur bisa membentuk jaringan wirausaha kuliner, mengangkat citra kuliner Wonogiri, dan membuka peluang kerja baru.(*)








Komentar