Beritawonogiri.com [JAKARTA] – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengumumkan langkah deregulasi besar-besaran di sektor kepemudaan dan olahraga. Melalui akun media sosial resminya di X (Twitter) @erickthohir, Selasa (23/9/2025), Erick menegaskan bahwa 191 aturan di Kemenpora kini telah dipangkas menjadi sekitar 20 regulasi yang lebih sederhana.
“Dengan deregulasi 191 Permenpora yang disederhanakan menjadi sekitar 20 aturan, kami ingin mempermudah para pemangku kepentingan di bidang kepemudaan dan olahraga dalam membangun bangsa,” tulis Erick.
Sebagai bagian dari penyederhanaan tersebut, pemerintah resmi mencabut Permenpora Nomor 14 Tahun 2024. Erick menyebut langkah ini penting agar tata kelola lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat. “Ini sejalan dengan perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam Perpres No.12 Tahun 2025 untuk pengembangan organisasi olahraga yang harus berstandar internasional,” jelasnya.

Menurut Erick, deregulasi ini bertujuan memperkuat ekosistem kepemudaan dan olahraga di Indonesia. Dengan regulasi yang ringkas, pemerintah berharap implementasi kebijakan lebih mudah, transparan, dan tepat sasaran.
“Tujuan utama deregulasi ini adalah memperkuat ekosistem kepemudaan dan keolahragaan di Indonesia melalui tata kelola yang lebih sederhana, jelas, dan mudah diimplementasikan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pemuda, insan olahraga, dan masyarakat luas,” ujarnya.
Kebijakan ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama kalangan atlet, pelatih, dan organisasi olahraga. Mereka berharap regulasi baru dapat memacu peningkatan prestasi sekaligus memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pelaku olahraga.
Deregulasi juga diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat pembinaan generasi muda. Dengan sistem yang lebih efisien, program kepemudaan dinilai bisa berjalan optimal dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.(*)






