Gerald Vanenburg Akui Kekalahan Terhormat, Erick Thohir Desak Evaluasi Timnas U-23

Erick Thohir minta evaluasi usai Timnas U-23 gagal ke Piala Asia. Pelatih Gerald Vanenburg sebut skuad sudah berjuang maksimal.

Timnas Indonesia U-23 harus mengubur mimpi tampil di Piala Asia U-23 2026 setelah gagal lolos pada fase kualifikasi. Meski begitu, pelatih Gerald Vanenburg menyebut skuad Garuda Muda tetap menunjukkan perjuangan yang patut dihargai.

Vanenburg menegaskan bahwa perbandingan dengan era Shin Tae-yong (STY) tidak bisa dilakukan secara langsung. Menurutnya, kondisi persiapan dan kualitas generasi pemain berbeda jauh.

“Kalau misalnya pelatih sebelumnya melatih tim ini dan mendapatkan jangka waktu yang sama, saya ingin melihat bagaimana dia meramu tim ini, dan apakah hasilnya akan lebih baik dari hari ini,” ujar Vanenburg usai pertandingan.

Ia menambahkan, Timnas U-23 kali ini hanya punya waktu lima hari untuk berlatih bersama, jauh berbeda dengan era sebelumnya yang bisa berbulan-bulan. “Kalau tim ini hanya punya waktu berlatih 5 hari, mereka (era STY) bisa lebih panjang sampai 2-3 bulan. Jadi dari sisi itu agak sulit untuk dibandingkan,” imbuhnya.

Selain faktor waktu, Vanenburg juga menyoroti kualitas pemain. Ia menyebut generasi sebelumnya memiliki deretan talenta top seperti Marselino Ferdinan, Ernando Ari, Ivar Jenner, Rafael Struick, hingga Hubner yang membuat tim lebih solid.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa kegagalan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi federasi. Erick meminta Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, melakukan evaluasi menyeluruh agar perbaikan dapat segera dilakukan.

“PSSI harus terus belajar dari setiap kegagalan. Evaluasi menyeluruh sangat penting, bukan hanya soal pelatih, tapi juga manajemen, program pembinaan, hingga strategi jangka panjang,” kata Erick dalam keterangan resmi.

Meski gagal, publik sepak bola Indonesia tetap memberikan dukungan untuk para pemain muda Garuda. Kekalahan ini dianggap sebagai pelajaran berharga agar Timnas Indonesia U-23 bisa bangkit dan tampil lebih baik di turnamen mendatang.(*)

Komentar