BeritaWonogiri.com [SEMARANG] – Persiapan MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Jawa Tengah, terus dikebut menjelang pelaksanaan yang dijadwalkan berlangsung pada 11–20 September 2026. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen bersama Asisten Deputi Bina Keagamaan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melakukan monitoring dan visitasi kesiapan di sejumlah lokasi, Jumat, 4 September 2026.
Sejumlah lokasi yang ditinjau meliputi Lapangan Pancasila Simpang Lima sebagai venue utama, Masjid Baiturrahman, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), serta Gedung Gradhika Bhakti Praja.
Taj Yasin mengatakan pengerjaan fisik dan penataan lokasi kini memasuki tahap akhir. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mempercepat penyelesaian agar seluruh arena lomba maupun lokasi pertunjukan pembukaan siap digunakan pada 10 September 2026.
“Tanggal 10 September nanti, sudah 100 persen siap,” ujar Taj Yasin.
Menurut Taj Yasin, pekerjaan di sejumlah venue saat ini tinggal menyelesaikan beberapa bagian. Salah satunya di MAJT yang masih menjalani proses pemasangan sejumlah bagian venue.
Hasil monitoring Kemenko PMK disebut tidak menemukan persoalan berarti dalam persiapan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI.
Dengan demikian, perhatian Pemprov Jateng kini diarahkan pada sejumlah detail teknis, terutama venue utama di Lapangan Pancasila Simpang Lima yang akan digunakan untuk pembukaan.
Taj Yasin menyebut kondisi lapangan menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi karena pembukaan juga akan diisi pertunjukan tari.
“Dari Deputi PMK enggak ada catatan, semua sudah clear, sudah bagus. Tinggal yang menjadi catatan itu yang ada di pembukaan,” katanya.
MTQ Nasional XXXI 2026 akan berlangsung di Kota Semarang pada 11–20 September 2026. Sebanyak 12 venue disiapkan untuk mendukung pelaksanaan ajang tersebut, dengan Lapangan Pancasila Simpang Lima sebagai venue utama.
Sekitar 2.833 kafilah dan official dari 38 provinsi diperkirakan hadir di Jawa Tengah. Jika ditambah panitia dan pihak lain yang terlibat, total peserta dan orang yang terlibat dalam penyelenggaraan diperkirakan mencapai sekitar 7.000 orang.
Dengan waktu pelaksanaan yang tinggal sepekan, Pemprov Jateng memastikan penyelesaian persiapan terus dipercepat. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian MTQ Nasional XXXI dapat berlangsung lancar dan memberikan kenyamanan bagi ribuan peserta dari berbagai daerah. (*)







Komentar