Beritawonogiri.com [DEMAK] – Pembangunan rumah apung bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Desa Timbulsloko, Demak, telah mencapai 70% penyelesaian. Tiga unit pertama yang sedang dibangun akan menjadi solusi permanen bagi warga yang selama satu dekade berjuang melawan rob.
Mulyono (45), salah satu penerima manfaat, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. “Rumah saya sudah rusak parah akibat rob. Tidak menyangka bisa dapat bantuan ini,” ujarnya sambil membantu proses pembangunan, Sabtu (2/8/2025). Rumah apung tipe 36 ini dirancang khusus mengikuti pasang-surut air, memberikan rasa aman dari ancaman banjir.
Kepala Disperakim Jateng, Boedyo Dharmawan, menjelaskan program ini merupakan komitmen Gubernur Ahmad Luthfi untuk menangani dampak rob. “Selain rumah apung, kami juga menyediakan opsi relokasi bagi yang memiliki lahan di luar zona rob,” jelasnya. Fasilitas sanitasi komunal telah disiapkan untuk tahap awal.
Warga seperti Muslim (50) mengaku lega dengan progres pembangunan. “Lantai dan dinding sudah selesai, tinggal atap dan sekat ruangan,” katanya. Rumah apung ini dinilai lebih nyaman dibanding rumah sebelumnya yang terus terendam air asin.
Pemprov Jateng berencana memperluas program ini secara bertahap. “Ini baru tahap pertama. Kami akan terus pantau kebutuhan warga,” pungkas Boedyo. Bantuan ini diharapkan bisa mengembalikan kualitas hidup 72 keluarga yang tercatat sebagai korban rob paling parah di Desa Timbulsloko.






