Wujud Toleransi, Mahasiswa KPM STAIMAS Wonogiri Bersihkan GKJ Slogohimo

Wujud Nyata Moderasi Beragama Lewat GERBANG BERKAH

BeritaWonogiri.com [SLOGOHIMO] – Semangat kebersamaan dan toleransi diwujudkan oleh Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 07 Desa Waru STAI Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri melalui program GERBANG BERKAH (Gerakan Bersama Menjaga Kebersihan Rumah Ibadah). Tim KPM STAIMAS Wonogiri melaksanakan aksi kebersihan tersebut di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Slogohimo pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

GERBANG BERKAH menjadi salah satu program kerja kolaborasi moderasi beragama yang diinisiasi KPM 07 Desa Waru. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan rumah ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kepedulian, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan sikap saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat.

Sejak kegiatan dimulai, para mahasiswa bersama-sama membersihkan sejumlah bagian lingkungan GKJ Slogohimo. Menggunakan peralatan kebersihan yang tersedia, mereka bekerja secara gotong royong untuk menciptakan lingkungan rumah ibadah yang lebih bersih, nyaman, dan terawat.

Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar aktivitas bersih-bersih. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menjadi gambaran bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk melakukan kebaikan bersama.

Penanggung Jawab (PJ) kegiatan, Erin Fajar Damayanti, mengatakan bahwa aksi bersih-bersih di GKJ Slogohimo merupakan bentuk nyata dalam merawat kebersamaan dan memperkuat persaudaraan.

“GERBANG BERKAH bukan hanya tentang membersihkan rumah ibadah, tetapi juga tentang merawat kebersamaan, saling menghormati, dan menebar kebaikan,” ungkap Erin.

Ia berharap semangat tersebut dapat terus tumbuh dan terwujud dalam kehidupan sehari-hari. Program GERBANG BERKAH juga diharapkan mampu menjadi contoh sederhana bahwa moderasi beragama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dan kolaborasi di tengah masyarakat.

Pendeta GKJ Slogohimo, Pendeta Wuri Ajeng, menyambut para mahasiswa KPM yang melaksanakan kegiatan Gerbang Berkah ini dengan hangat dan sangat antusias. Ia mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan program tersebut.

“Harapannya semoga kegiatan ini menjadi inspirasi dan mampu menumbuhkan semangat toleransi antar umat beragama di tengah masyarakat,” imbuh Pendeta Wuri.

Kegiatan di GKJ Slogohimo bukan menjadi akhir dari program GERBANG BERKAH. Justru, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi tim KPM STAIMAS Wonogiri Kelompok 07 Desa Waru untuk melanjutkan gerakan serupa ke sejumlah rumah ibadah lainnya.

Ke depan, KPM 07 berencana menyambangi masjid-masjid di sekitar Desa Waru untuk melaksanakan kegiatan kebersihan sebagai bagian dari keberlanjutan program. Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan yang tidak berhenti pada satu tempat, tetapi terus bergerak dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui GERBANG BERKAH, mahasiswa ingin menunjukkan bahwa moderasi beragama tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan besar. Dari sebuah sapu, lingkungan yang bersih, dan kerja bersama, nilai toleransi dapat tumbuh menjadi kebiasaan yang mempererat hubungan antarmasyarakat. (Nadiroh)

Komentar