KH Hartono: Orang Tua Kunci Benteng Agama Anak di Pengajian Akbar Pijiharjo

Berjalan Konsisten Sejak September 2019

BeritaWonogiri.com [MANYARAN] – Balai Dusun Pengkol, Desa Pijiharjo, Kecamatan Manyaran, membludak pada Sabtu (3/10/2026) malam. Sekitar 800 jamaah dari 12 dusun memadati lokasi untuk mengikuti Pengajian Akbar Pijiharjo yang digelar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Desa Pijiharjo.

Pengajian akbar rutin dua bulanan itu menghadirkan Pimpinan Pondok Pesantren Al Amin, Sukoharjo, KH. Hartono A.I, S.Ag, MM. Tema yang diangkat adalah “Benteng Agama dan Peran Orang Tua Hadapi Fitnah Akhir Zaman”.

Dalam tausiyahnya, KH. Hartono menekankan kembali hakikat fitrah anak dan tanggung jawab besar orang tua menurut Al-Qur’an.

“Bagaimana hidup dengan cara Islam dan menurut ajaran Al-Qur’an, itu kuncinya. Setiap anak itu lahir dalam keadaan Islam, dalam keadaan fitrah. Yang menjadikan anak itu tetap dalam keislaman atau menjadi agama lain adalah orang tuanya,” tegasnya di hadapan jamaah.

Ia menambahkan, masa depan anak tidak datang tiba-tiba, melainkan dibentuk.

“Bagaimana anak itu jadinya di masa depan, tergantung faktor didikan orang tua dan lingkungan. Jika orang tua lalai, maka lingkungan yang buruk – termasuk gadget dan judi online hari ini – yang akan membentuknya,” ujar Kyai Hartono.

Ketua PHBI Desa Pijiharjo, Pardiyanto, S.E., menyampaikan perjalanan panjang kegiatan ini dalam sambutannya.

“Alhamdulillah, malam ini adalah pengajian akbar kita yang ke-29. Program ini dimulai pertama kali sejak September 2019. Jadi kalau dihitung, sudah berjalan 7 tahun. Sempat terhenti karena pandemi Corona, tapi setelah itu kita lanjutkan lagi dan tidak pernah putus sampai sekarang,” ujarnya.

Menurut Pardiyanto, konsistensi tersebut merupakan amanah dari visi Kepala Desa Pijiharjo, Ribut Sulastri. Visi itu berbunyi “Mewujudkan Desa Pijiharjo Yang Tentram, Maju Pembangunan, Rukun, Sejahtera dan Religius”.

“Program keliling dua belas dusun ini kami buat agar syiar merata. Selain pengajian akbar 2 bulan sekali ini, kami juga punya Kajian Ahad Pagi 2 kali sebulan di Balai Desa, dan Pengajian Muslimah sebulan sekali yang juga keliling dusun. Dan seperti biasa, jamaah kami fasilitasi angkutan minibus gratis,” tambahnya.

Apresiasi datang dari Camat Manyaran, Toto Tri Mulyarto, S.IP, MM. Ia hadir bersama Sekcam, staf kecamatan, serta sejumlah kepala desa tetangga.

“Saya selalu mengapresiasi langkah PHBI Desa Pijiharjo yang secara rutin menggelar pengajian akbar. Konsisten selama 7 tahun dan sudah 29 kali itu bukan hal mudah. Ini bukti nyata visi religius itu dijalankan,” kata Toto.

Pengajian ditutup dengan doa bersama untuk ketentraman Desa Pijiharjo dan keselamatan generasi muda di tengah fitnah akhir zaman. (Nadhiroh)

Komentar