Polres Wonogiri Edukasi 115 Siswa SMKN 1 tentang Penggunaan AI

Pelajar Didorong Tetap Kritis Menggunakan AI

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Polres Wonogiri mengajak pelajar memahami penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara bijak. Edukasi Paham AI Wonogiri tersebut digelar melalui Training of Trainer (TOT) Paham AI di Aula SMK Negeri 1 Wonogiri, Senin, 7 September 2026.

Sebanyak 115 siswa kelas X mengikuti kegiatan yang bertujuan memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi AI secara positif. Para siswa mendapat pembekalan dari Master Trainer Polres Wonogiri dengan didampingi Kasubbagbinkar SDM Polres Wonogiri.

Materi yang diberikan berfokus pada pemanfaatan AI untuk mendukung proses belajar, mencari informasi, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan keterampilan.

Di tengah semakin mudahnya akses terhadap teknologi AI, para pelajar juga mendapat pemahaman agar tetap kritis dalam menerima informasi. Penggunaan AI tidak hanya diarahkan untuk memperoleh jawaban dengan cepat, tetapi juga harus dilakukan secara bertanggung jawab.

Polres Wonogiri menekankan bahwa AI tidak seharusnya menggantikan proses berpikir dan belajar para pelajar. Teknologi tersebut perlu ditempatkan sebagai alat bantu yang digunakan secara tepat.

Antusiasme para siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Dari 115 peserta, sebanyak 110 siswa telah memperoleh sertifikat Paham AI sebagai bukti telah mengikuti edukasi tersebut.

Kabag SDM Polres Wonogiri Kompol Sri Martini, S.H., M.H., mengatakan pengenalan AI kepada pelajar penting dilakukan karena teknologi tersebut akan semakin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin para pelajar tidak hanya mengenal AI, tetapi juga tahu bagaimana menggunakannya dengan bijak. Teknologi ini bisa menjadi alat yang sangat membantu kalau dimanfaatkan untuk hal-hal positif,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Wonogiri ingin membangun kesadaran bahwa perkembangan teknologi tidak perlu dihindari. Sebaliknya, perkembangan tersebut perlu dihadapi dengan pengetahuan yang cukup.

Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu pelajar memanfaatkan AI untuk kegiatan yang positif, sekaligus tetap mempertahankan kemampuan berpikir dan belajar secara mandiri.

Kegiatan di SMK Negeri 1 Wonogiri tersebut menjadi bagian dari edukasi penggunaan teknologi kepada pelajar. Dari kegiatan itu, para siswa diarahkan agar mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kreatif, kritis, dan bertanggung jawab.

Dengan pemahaman yang baik, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat pendukung pembelajaran dan pengembangan keterampilan tanpa menghilangkan proses berpikir yang menjadi bagian penting dalam kegiatan belajar. (*)

Komentar