BeritaWonogiri.com [TIRTOMOYO] – Di hadapan para siswa dan siswi, Danramil Tirtomoyo menegaskan bahwa wawasan kebangsaan sangat penting untuk dipahami oleh pelajar sebagai bekal menghadapi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Wawasan kebangsaan Pancasila harus dipahami sejak dini, karena untuk menanamkan ideologi kebangsaan yang kuat dan rasa cinta tanah air serta mengetahui dasar negara Indonesia yaitu Pancasila,” tutur Lettu Inf Agung Suwarno.
Menurutnya, pemahaman nilai-nilai Pancasila tidak hanya bersifat teoritis, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Danramil menekankan bahwa pendidikan karakter berbasis kebangsaan menjadi pondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terutama di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.
Dalam penyampaian materinya, Lettu Inf Agung Suwarno juga mengingatkan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, terdiri dari berbagai suku, budaya, bahasa, dan agama yang tersebar di ribuan pulau.
“Bangsa Indonesia adalah negara yang agamis dan majemuk. Meski banyak perbedaan, kita tetap satu kewarganegaraan, yaitu warga negara Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu, justru menjadi kekuatan besar apabila dikelola dengan semangat persatuan dan toleransi.
Pancasila, lanjut Danramil, menjadi perekat utama bangsa Indonesia dalam menjaga keharmonisan di tengah keberagaman. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Selain materi wawasan kebangsaan, Danramil 07/Tirtomoyo juga memberikan pesan moral kepada para siswa agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang dapat merugikan masa depan.
“Kepada generasi muda jangan sampai terjerumus dalam pergaulan bebas yang merugikan diri sendiri,” tegasnya.
Ia mengajak para pelajar untuk selalu menjaga sikap, etika, dan perilaku yang baik, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
Danramil juga mendorong para siswa untuk meningkatkan disiplin dalam belajar dan terus berprestasi.
“Jadilah contoh yang baik, tingkatkan disiplin dalam belajar dan raih prestasi untuk kebanggaan diri sendiri serta kebanggaan orang tua,” tandasnya.
Kegiatan pemberian wawasan kebangsaan ini merupakan salah satu bentuk sinergi TNI dengan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh dan berjiwa nasionalis.
Melalui pendekatan edukatif dan dialogis, TNI berupaya mendekatkan nilai-nilai kebangsaan kepada pelajar agar mudah dipahami dan diterapkan.
Dengan pembekalan wawasan kebangsaan, diharapkan para siswa SMK Sultan Agung I Tirtomoyo dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, serta rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Kegiatan Wasbang yang disampaikan oleh Danramil 07/Tirtomoyo berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusias. Para siswa tampak aktif mengikuti materi dan menyimak pesan-pesan kebangsaan yang disampaikan.
Pihak sekolah pun menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai sangat bermanfaat dalam membentuk karakter dan mental siswa.
Dengan pemahaman wawasan kebangsaan yang kuat, para siswa diharapkan mampu menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. (Begug SW)






