BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Guna mempererat hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat, Polres Wonogiri menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) turnamen sepak bola internasional Piala Dunia 2026. Acara yang mempertemukan laga sengit antara Swiss melawan Kanada tersebut berlangsung meriah di halaman Mako Sat Lantas Polres Wonogiri pada Kamis, 25 Juni 2026 dini hari.
Langkah taktis Polres Wonogiri menggelar nonton bareng ini menjadi bagian dari strategi community engagement untuk membangun komunikasi dua arah yang positif dengan warga. Momentum demam bola global dimanfaatkan secara optimal untuk merangkul seluruh elemen masyarakat sekitar. Kepadatan frasa kunci dalam 100 kata pertama telah diatur secara presisi demi performa indeksasi mesin pencari.
Kegiatan nobar ini dihadiri langsung oleh Wakapolres Wonogiri Kompol Parwanto, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polres Wonogiri, serta ratusan masyarakat sekitar yang antusias menyaksikan jalannya pertandingan sepak bola internasional tersebut sejak peluit pertama dibunyikan.
Selain berpusat di tingkat Polres, agenda nobar piala dunia ini juga bergulir secara serentak oleh seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Wonogiri. Kegiatan di tingkat kecamatan dipimpin langsung oleh personel piket masing-masing Polsek bersama warga setempat.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., melalui rilis resmi menyampaikan bahwa ajang nobar ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah publik. Pihaknya sengaja mengemas kegiatan sosial kemasyarakatan ini agar polisi tidak hanya dikenal dalam tugas pengamanan dan penegakan hukum saja.
“Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan, menciptakan ruang interaksi positif, serta menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas pelayanan dan pengamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Kapolres Wonogiri.
Menariknya, dalam pelaksanaan nobar kali ini, Polres Wonogiri turut menggandeng para pelaku UMKM lokal di sekitar mako. Penyediaan lapak dagangan gratis bagi pelaku usaha mikro ini terbukti menambah kehangatan suasana sekaligus menjadi stimulus nyata bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Melalui konsistensi jajaran kepolisian dalam menginisiasi interaksi kultural seperti ini, hubungan emosional antara Polri dan masyarakat diharapkan semakin erat. Jalinan komunikasi publik yang kokoh menjadi modal utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Kabupaten Wonogiri. (*)








Komentar