Rohis Sekolah: Gerbang Pengalaman Menuju Organisasi Besar

Pembina Rohis Beni Nur Cahyadi sampaikan 3 poin strategis: organisasi sebagai gerbang pengalaman, kesadaran hidup organisasi, dan strategi ATM.

BeritaWonogiri.com [GIRITONTRO] – Dalam kegiatan ekstrakurikuler Rohis pada Rabu (10/12/2025), pembina Beni Nur Cahyadi berikan arahan strategis tingkatkan kualitas organisasi keagamaan sekolah. Tiga poin penting yang disampaikan jadi landasan kuat Rohis lebih baik ke depan.

Organisasi sebagai Gerbang Pengalaman
“Sudah organisasi ke berapa kalian ini?” tanya Beni buka sesi pembinaan. Siswa jawab mulai ke-1 hingga ke-3. Momentum ini jadi refleksi makna berorganisasi sesungguhnya.

Beni tegas, “Sekolah itu miniatur dari kehidupan.” Setiap organisasi sekolah, termasuk Rohis, adalah gerbang menuju organisasi besar di masyarakat atau perguruan tinggi. Pengalaman ini simulasi berharga asah kepemimpinan, manajemen, komunikasi, dan kerja tim.

Dengan pandang Rohis sebagai wadah belajar, siswa bisa maksimalkan skill yang berguna masa depan. “Rohis bukan cuma klub, tapi ladang latihan jadi pemimpin tangguh,” tambahnya.

Menghidupi Organisasi dengan Kesadaran Penuh
Poin kedua, kesadaran hidup organisasi. Beni ingatkan Rohis jangan cuma daftar nama tanpa ruh. “Kesadaran menghidupi organisasi ini harus tumbuh cepat, jangan sampai butuh setahun baru sadar,” tegasnya.

Mulai dari hal sederhana: layani sesama di masjid sekolah. Fasilitasi shalat berjamaah, jaga kebersihan, atau siapkan kegiatan keagamaan. Kontribusi nyata ini langkah awal hidupkan organisasi.

Konsistensi dan ketulusan berkhidmah kunci utama. Rohis harus eksis nyata, beri manfaat lingkungan sekolah, bukan sekadar administratif.

ATM: Amati, Tiru, Modifikasi
Poin ketiga, belajar dari Rohis sekolah lain pakai strategi ATM. “Cari informasi dari Rohis-Rohis sekolah lain, lihat program mereka yang bagus-bagus,” anjur Beni.

Benchmarking beri inspirasi tanpa harus kopi persis. Modifikasi sesuai konteks sekolah sendiri. Pendekatan ini dorong inovasi program variatif, menarik, dan bermanfaat warga sekolah.

Menuju Rohis yang Lebih Baik
Tiga pilar Beni Nur Cahyadi fondasi pengembangan Rohis. Pandang organisasi sebagai ladang belajar, hidupkan dengan kesadaran nyata, belajar dari luar via ATM. Rohis bisa beri dampak positif konkret.

Kegiatan ini pantik semangat baru anggota Rohis: aktif, kreatif, bermanfaat. Sebagai miniatur kehidupan, pengalaman Rohis bekal berharga perjalanan siswa.

Beni tutup, “Rohis kuat kalau kalian sadar ini investasi masa depan. Mulai sekarang, hidupi organisasi dengan hati!”. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *