Sehat Aktif Produktif, Semangat Posyandu Lansia NGUDI SARAS di Sukoharjo

Senam Barokah Jadi Daya Tarik Utama

BeritaWonogiri.com [SUKOHARJO] – Slogan “Sehat Aktif Produktif” bukan sekadar rangkaian kata bagi Posyandu Lansia NGUDI SARAS di Madyorejo, Jetis, Sukoharjo. Slogan tersebut benar-benar diwujudkan dalam kegiatan rutin yang mampu menghidupkan semangat para lansia agar tetap sehat, mandiri, dan berdaya guna.

Pada Ahad pagi, 25 Januari 2026, warga lanjut usia di Kampung Madyorejo RT 01 RW 07, Jetis, Sukoharjo, tampak antusias mengikuti kegiatan Posyandu Lansia NGUDI SARAS yang digelar di rumah Bapak Sugino. Sejak pagi, suasana penuh keakraban dan energi positif terasa menyelimuti lokasi kegiatan.

Posyandu Lansia merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia. Tidak hanya menekankan aspek medis, Posyandu Lansia juga menjadi ruang sosial yang memperkuat kebersamaan, semangat hidup, serta kemandirian lansia.

Koordinator Kesehatan, Begug SW, menjelaskan bahwa Posyandu Lansia NGUDI SARAS secara konsisten mengusung konsep sehat secara fisik, aktif dalam kegiatan, dan produktif dalam kehidupan sosial.

Kegiatan Posyandu Lansia diawali dengan pemeriksaan tekanan darah dan penimbangan berat badan. Seluruh peserta lansia yang hadir mengikuti pemeriksaan ini dengan tertib, dipandu oleh para kader kesehatan.

“Pemeriksaan tekanan darah kami lakukan sebelum senam. Jika dilakukan setelah senam, hasilnya bisa meningkat dan membuat lansia khawatir,” jelas Begug SW.

Pendekatan edukatif ini membantu lansia memahami kondisi tubuh mereka dengan lebih baik.

Usai pemeriksaan awal, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Barokah yang dipimpin oleh Drs. H. Suroto. Inilah momen yang paling dinanti para peserta.

Dengan kostum seragam berwarna biru, para lansia tampak bersemangat mengikuti setiap gerakan senam. Slogan “Sehat, Aktif, Produktif” Posyandu Lansia NGUDI SARAS menjadi penyemangat yang melekat kuat dalam kegiatan tersebut.

“Antusiasme peserta luar biasa. Mereka mengikuti senam dengan gembira dan penuh semangat,” tutur Begug SW.

Setelah senam berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan lanjutan, meliputi:

  • cek kadar gula darah

  • cek asam urat

  • cek kolesterol

Sebanyak 25 peserta lansia mengikuti pemeriksaan ini, terdiri dari 8 laki-laki dan 17 perempuan, dengan pendampingan 5 orang kader kesehatan.

Pemeriksaan ini menjadi langkah penting untuk deteksi dini penyakit tidak menular yang kerap dialami lansia.

Posyandu Lansia NGUDI SARAS tidak hanya diikuti oleh lansia, tetapi juga pra lansia usia 55 tahun ke atas. Hal ini bertujuan membangun kesadaran kesehatan sejak dini agar memasuki usia lanjut dengan kondisi yang lebih prima.

Kegiatan rutin ini dilaksanakan setiap bulan sekali, sebagai upaya menjaga kontinuitas layanan kesehatan bagi lansia.

Wilayah RW 07 Kampung Madyorejo Jetis Sukoharjo terdiri dari tiga Rukun Tetangga (RT). Saat ini, kegiatan Posyandu Lansia belum dapat digabung menjadi satu karena keterbatasan lokasi yang luas dan memadai.

Meski demikian, semangat kader dan partisipasi lansia tetap tinggi. Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh antusiasme.

Lebih dari sekadar layanan kesehatan, Posyandu Lansia NGUDI SARAS menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat rasa kebersamaan antarwarga. Lansia tidak hanya datang untuk diperiksa kesehatannya, tetapi juga untuk bersosialisasi, bergerak bersama, dan merasa dihargai.

Slogan “Sehat Aktif Produktif” pun benar-benar hidup dalam setiap kegiatan.

Kegiatan Posyandu Lansia NGUDI SARAS di Madyorejo Jetis Sukoharjo menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan sederhana, konsisten, dan penuh kepedulian mampu menciptakan masa tua yang sehat, bahagia, mandiri, dan berdaya guna.

Dengan dukungan kader, tokoh masyarakat, dan partisipasi aktif warga, Posyandu Lansia terus menjadi pilar penting dalam menjaga kualitas hidup lansia di tingkat desa. (*)

Komentar