Longmarch PSHT Purwantoro Dijaga Ketat, Polres Wonogiri Terjunkan Ratusan Personel!

BeritaWonogiri.com [PURWANTORO] – Kepolisian Resor (Polres) Wonogiri memastikan kelancaran agenda besar kemasyarakatan di wilayah perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur. Sebagai langkah konkret, pengamanan PSHT Wonogiri diperketat guna mengawal jalannya longmarch pengambilan sabuk hijau ke putih oleh ratusan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) P.17 Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo pada Minggu (19/4/2026) pagi.

Langkah preventif ini melibatkan kekuatan penuh dari unsur TNI, Polri, hingga pengamanan internal organisasi. Fokus utama petugas adalah memastikan mobilitas massa tidak mengganggu ketertiban umum serta mencegah potensi gesekan di lapangan.

Apel Siaga di Mapolsek Purwantoro

Rangkaian kegiatan dimulai dengan apel siaga pada pukul 07.00 WIB di halaman Mapolsek Purwantoro, Kabupaten Wonogiri. Kapolsek Purwantoro, IPTU Nugroho Setyo Hartono, memimpin langsung jalannya apel yang diikuti oleh seluruh personel yang terlibat.

Dalam arahannya, IPTU Nugroho menegaskan bahwa pengamanan PSHT Wonogiri kali ini harus mengedepankan pendekatan humanis. Ia menginstruksikan agar seluruh anggota tetap waspada namun tetap santun dalam mengatur arus lalu lintas maupun mengawal peserta longmarch.

“Seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan sikap humanis, serta menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” tegas IPTU Nugroho di hadapan barisan personel.

Rincian Kekuatan 104 Personel Gabungan

Demi menjamin keamanan total, otoritas keamanan menerjunkan total 104 personel gabungan. Komposisi ini dirancang untuk menutup celah kerawanan di sepanjang rute yang dilalui peserta. Berikut adalah rincian kekuatan pengamanan:

Kombinasi elemen ini menunjukkan sinergitas yang kuat dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama saat organisasi massa melakukan kegiatan luar ruang dengan volume peserta yang besar.

Komitmen Keamanan dari Polres Wonogiri

Terpisah, Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menyatakan bahwa pihaknya telah menyusun strategi pengamanan maksimal. Menurutnya, agenda rutin kenaikan tingkat sabuk ini menjadi atensi agar tradisi organisasi berjalan selaras dengan aturan hukum.

“Polres Wonogiri berkomitmen memberikan pengamanan terbaik. Sinergitas TNI-Polri serta dukungan seluruh pihak menjadi kunci terciptanya situasi yang aman,” ujar AKP Anom.

Polisi juga memberikan imbauan keras kepada para peserta longmarch untuk mematuhi aturan lalu lintas, tidak melakukan provokasi, dan menjaga nama baik organisasi selama berada di jalanan umum. Hingga berita ini diturunkan, kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar di bawah pengawalan ketat petugas. (*)

Komentar