Bupati Wonogiri Resmikan Pompa Air Pertanian dan Serahkan Alsintan di Manyaran

BeritaWonogiri.com (WONOGIRI)– Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno meresmikan penggunaan pompa air pertanian di Dusun Gunungan, Desa Gunungan, Kecamatan Manyaran, Selasa, 17 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan upaya percepatan peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Wonogiri yang tahun ini menargetkan pembuatan 250 sumur dan lima irigasi perpompaan.

Hadir dalam peresmian, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Mulyadi, Camat Manyaran beserta Jajaran Forkopimda dan Forkopimcam, serta tamu undangan dari berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, yang ditandai dengan penyerahan bantuan sosial kepada warga oleh Polres Wonogiri.

Bupati menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam mewujudkan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan. Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi jajaran Forkopimda yang mendukung program nasional dan daerah.

“Pak Dandim ini kita sebut Bapak Padi Wonogiri, Pak Kapolres Bapak Jagung Wonogiri. Kita implementasikan program Ketahanan Pangan Presiden, selaras dengan Sapta Cita Kabupaten Wonogiri. Tahun ini ditargetkan 250 sumur dan lima irigasi perpompaan,” ujar Setyo Sukarno.

Bupati juga mengingatkan agar pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) benar-benar dinikmati  kelompok tani, bukan ketua kelompok.

Menurutnya, pemanfaatan alsintan yang tepat sasaran dapat mempercepat proses pengolahan lahan dan panen, sehingga mendukung target penurunan angka kemiskinan menjadi satu digit di Kabupaten Wonogiri.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri, Baroto Eko Pujanto, menjelaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum swasembada pangan. Kabupaten Wonogiri ditargetkan mencapai luas tanam padi sebesar 66.145 hektare, dengan target bulan Juni sebanyak 5.000 hektar.

“Hari ini kami meresmikan instalasi pompa air yang telah terpasang lengkap, termasuk panel listrik dan saklar. Tinggal dipencet, air akan mengalir ke lahan warga. Target kami, lahan terdampak minimal 20 hektare dengan potensi tiga kali tanam dalam setahun,” terang Baroto.

Lima program irigasi perpompaan secara resmi diluncurkan, masing-masing kelompok tani menerima dana Rp153 juta yang dicairkan dalam dua termin. Selain itu, bantuan alsintan secara simbolis diserahkan Bupati berupa 18 unit alat pertanian: 4 unit combine harvester, 2 unit traktor roda empat, dan 12 unit traktor roda dua.

Baroto juga menyampaikan kabar menggembirakan terkait ketersediaan pupuk yang tahun ini lebih dari cukup.

“Tahun-tahun sebelumnya petani yang kejar pupuk, sekarang pupuk yang kejar petani. Stok tersedia melimpah di distributor,” ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo menambahkan Polres membawa sejumlah paket bantuan sosial yang dibagikan kepada warga masyarakat sekitar sebagai bagian dari kegiatan Bhayangkara ke-79. (Sofyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *