Mengenal Li LianJie, Aktor Laga Mandarin Populer dengan Nama Jet Li (Bagian 4)

Sampai kini film-filmnya masih digemari jutaan orang di dunia

BeritaWonogiri.com (BIOGRAFI)  – Jet Li, ikon seni bela diri dan aktor Hollywood ternama, terus menginspirasi dunia melalui karya dan filosofi hidupnya.

Bersama sang istri, Nina Li Chi, Jet Li menyambut kelahiran putri mereka, Jane, yang lahir dengan berat 6 pon 13 ons, menambah kebahagiaan keluarga kecil mereka.

Karier Jet Li di dunia perfilman telah mencatatkan banyak prestasi. Ia dikenal lewat peran legendaris sebagai Huo Yuan Jia dalam Huo Yuan Jia (2006) dan Chen Zhen dalam Jing wu ying xiong (1994).

Selain akting, Li juga berkontribusi sebagai pengisi suara dan perekam gerak untuk karakter Kit Yun dalam video game Rise to Honor (2003).

Meski pernah dipertimbangkan untuk peran penting seperti Xiang dalam xXx: Return of Xander Cage (2017), The Amazing Yen dalam Ocean’s Eleven (2001), dan membintangi The Art of War (2000), Li memilih mundur dari beberapa proyek tersebut karena alasan pribadi. Peran Xiang akhirnya diambil alih Donnie Yen.

Dikutip imdb.com, pada 2008, bakatnya diakui dunia ketika menjadi salah satu dari 105 orang yang diundang bergabung di Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS), sebuah penghargaan atas kontribusinya di industri film.

Di balik sorotan kamera, Jet Li menjalani kehidupan yang penuh makna. Di waktu luang, ia menikmati bermain bulu tangkis, tenis meja, bersepeda, membaca, dan bermeditasi.

Li juga mengoleksi manik-manik Tibet yang langka, sebuah hobi yang mencerminkan ketertarikannya pada budaya dan spiritualitas. “Saya tidak pernah bosan di waktu luang,” ujarnya.

Lebih dari sekadar aksi laga, Jet Li menggunakan film sebagai medium untuk menyampaikan pesan mendalam.

Menurutnya, tiga filmnya merangkum visinya untuk dunia: Hero (2002) mengajarkan bahwa penderitaan individu tidak sebanding dengan penderitaan sebuah bangsa; Unleashed (2005) menegaskan bahwa kekerasan bukan solusi; dan Huo Yuan Jia (2006) mengingatkan bahwa musuh terbesar manusia adalah dirinya sendiri.

Filosofi hidup Li sederhana namun kuat. “Senyuman adalah senjata terhebat, dan cinta adalah kekuatan terbesar,” katanya. Dengan karier yang cemerlang dan kebijaksanaan yang menyentuh, Jet Li tetap menjadi sosok yang menginspirasi, baik di layar lebar maupun dalam kehidupan nyata. (Bersambung ke Bagian 5 )

Komentar