Pelajar Terobos Lampu Merah, Dua Pengendara Alami Luka Ringan di Simpang Ponten Wonogiri

Kronologi Kecelakaan di Simpang Empat Ponten

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Kasus pelajar terobos lampu kembali terjadi di Kabupaten Wonogiri. Kali ini, insiden tersebut memicu kecelakaan lalu lintas di simpang empat Traffic Light Ponten, Lingkungan Sanggrahan, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Akibat kejadian itu, dua pengendara sepeda motor mengalami luka ringan dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Wonogiri.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Satlantas Polres Wonogiri, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD-2609-II yang dikendarai MFA (16), seorang pelajar asal Kecamatan Selogiri, dan sepeda motor Suzuki Smash bernomor polisi AD-4778-LR yang dikendarai Tugino (44), warga Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri.

Peristiwa bermula saat Honda Beat yang dikendarai MFA melaju dari arah selatan menuju utara atau jalur Wonogiri–Selogiri. Saat tiba di simpang empat Traffic Light Ponten, pengendara diduga tetap melaju meski lampu lalu lintas telah menunjukkan warna merah.

Pada waktu yang bersamaan, Suzuki Smash yang dikendarai Tugino melintas dari arah barat menuju timur. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.

Benturan terjadi pada bagian depan dan samping kendaraan hingga menyebabkan kedua pengendara terjatuh ke badan jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, MFA dan Tugino sama-sama mengalami luka ringan. Petugas yang datang ke lokasi segera melakukan penanganan awal dan mengevakuasi korban untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD Wonogiri.

Selain melakukan evakuasi korban, petugas Satlantas Polres Wonogiri juga mengamankan lokasi kejadian serta melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna memastikan penyebab kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Julius Marlon Gawe, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat melintasi persimpangan yang dilengkapi lampu pengatur lalu lintas.

“Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan kunci utama keselamatan di jalan. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, tidak terburu-buru, dan mematuhi lampu lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan,” ujarnya.

Menurutnya, disiplin berlalu lintas menjadi faktor penting dalam menekan angka kecelakaan di jalan raya. Satlantas Polres Wonogiri juga terus berkomitmen memberikan pelayanan cepat dalam penanganan kecelakaan sekaligus mengedukasi masyarakat agar semakin tertib berkendara.

Satlantas Polres Wonogiri menegaskan upaya edukasi kepada masyarakat akan terus dilakukan sebagai bagian dari mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Wonogiri. Masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan rambu maupun lampu lalu lintas demi menghindari risiko kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (*)

Komentar