Bakso Kumis Group Salurkan Santunan Rp150 Juta untuk 450 Anak Yatim dan Dhuafa di Wonogiri

BeritaWonogiri.com [JATIPURNO] – Menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Bakso Kumis Group (BKG) kembali menggelar santunan untuk anak yatim dan dhuafa di Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Jumat, 27 Juni 2025. Acara ini mengusung tema Cipta Cinta dan Bahagia Bersama Anak Yatim, Meniti Langkah Mencari Rizki yang Barokah.

Kegiatan sosial tahunan yang telah memasuki tahun ke-8 ini dihadiri sejumlah tokoh daerah, di antaranya Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, Forkompimcam Jatipurno, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Jatipurno, perwakilan anggota dewan, pengurus Papmiso Indonesia Kota Bekasi serta masyarakat setempat dan keluarga besar Bakso Kumis Group.

Ketua Bakso Kumis Group, Dwi Ratno, secara simbolis menyerahkan dana santunan senilai Rp150 juta kepada Camat Jatipurno, Nur Dhana Setiawan. Dana tersebut selanjutnya disalurkan kepada 450 anak yatim dan dhuafa, masing-masing menerima bantuan sebesar Rp300.000.

Sebelum menghadiri acara di Jakarta, Bupati menyempatkan diri berkunjung ke kediaman pendiri BKG, H Taufik Widodo, di Dusun Miri, Desa Slogoretno, Kecamatan Jatipurno.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, memberikan apresiasi terhadap langkah sosial yang dilakukan BKG. Dalam keterangannya, ia menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku usaha yang aktif berkontribusi dalam bidang sosial.

“Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengucapkan terima kasih kepada Bakso Kumis Group atas peran serta dalam kegiatan sosial. Kami juga akan merangkul para pedagang bakso dan mie ayam untuk mengadakan Festival Kuliner Bakso dan Mie Ayam di Alun-alun Giri Krida Bakti pada bulan Juli mendatang, karena kuliner ini merupakan ikon nasional khas Wonogiri,” kata Setyo.

Senada, Camat Jatipurno, Nur Dhana Setiawan juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi nyata yang diberikan BKG kepada masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Paguyuban Bakso Kumis Group, khususnya kepada H. Taufik Widodo dan seluruh jajaran. Ini adalah bentuk kontribusi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Jatipurno,” ujarnya.

Bakso Kumis Group merupakan jaringan usaha kuliner yang dirintis H Taufik Widodo, perantau asal Dusun Miri, Desa Slogoretno, Jatipurno, Wonogiri. Memulai usaha dari gerobak bakso keliling di Bekasi pada 1995, ia kini sukses membangun BKG menjadi grup usaha kuliner bakso yang memiliki sekitar 16 outlet dengan lebih dari 190 karyawan, mayoritas berasal dari kampung halamannya.

Unit usaha di bawah naungan BKG meliputi Bakso Kumis Permai 1–10, Bakso Echo 1–4, Bakso Solo Mas Joko dan Bakso Kumis Mitra. Selain menjalankan bisnis, BKG secara rutin menggelar program sosial seperti santunan anak yatim, program umrah untuk karyawan, hingga donasi kemanusiaan internasional.

Wakil Ketua Korwil Kota Bekasi dari Persatuan Pedagang Mie dan Bakso Indonesia (Papmiso) ini terus mendorong pemberdayaan UMKM di bidang kuliner.

Kegiatan santunan ini menjadi bukti bahwa pelaku usaha kecil dan menengah juga mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat, tidak hanya melalui ekonomi, tetapi juga lewat aksi-aksi sosial yang berkelanjutan.

Dengan semangat kepedulian dan nilai gotong royong yang terus dijaga, Bakso Kumis Group tak hanya dikenal sebagai jaringan warung bakso, tetapi juga sebagai inspirasi sosial dari desa untuk Indonesia. (Tarmin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *