Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Pemerintah Kabupaten Wonogiri resmi menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) sekaligus Upacara Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Wonogiri Periode 2025–2030 pada Jumat (17/10/2025) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Acara ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus KORPRI Jawa Tengah Nomor 17/KEP/DPK-PROV/X/2025 bertanggal 17 Oktober 2025, yang menjadi dasar pengukuhan kepengurusan baru.
Dalam kegiatan yang dihadiri pejabat daerah dan perwakilan ASN lintas instansi tersebut, Bupati Wonogiri selaku Dewan Pembina KORPRI Kabupaten Wonogiri menegaskan pentingnya peran KORPRI dalam memperkuat etos pengabdian dan jiwa korps ASN. “KORPRI harus mampu menjadi wadah pembinaan, mempererat persatuan ASN, serta meningkatkan profesionalisme dalam mendukung kesejahteraan dan stabilitas bangsa,” ujarnya dalam sambutan.
Bupati melanjutkan, sebagai organisasi yang menaungi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai BUMN, BUMD, dan lembaga pemerintahan lainnya, KORPRI diharapkan mampu menjadi simbol integritas, kinerja, dan pelayanan publik yang andal. “Manfaatkan Muskab ini untuk merumuskan program-program yang memotivasi setiap anggotanya agar menjalankan tugas secara proporsional, profesional, dan berAKHLAK,” tegas Bupati.
Dalam arahannya, Bupati juga menekankan pentingnya penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK — singkatan dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi fondasi moral dan etika bagi setiap ASN. “KORPRI Wonogiri harus mampu menjadi motor perubahan, menumbuhkan aparatur yang tidak hanya cerdas, tapi juga berkarakter,” imbuhnya.
Usai pengukuhan, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI 2025–2030, FX Pranata, memaparkan capaian selama periode sebelumnya. Pada periode 2020–2025, KORPRI Wonogiri telah menyalurkan berbagai bantuan sosial seperti kendaraan pengangkut sampah, bantuan penanganan stunting, bantuan bagi korban banjir di Demak, kegiatan donor darah rutin, serta bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp200 juta untuk 10 keluarga penerima manfaat.
KORPRI Wonogiri juga aktif di bidang Perlindungan dan Bantuan Hukum, dengan memberikan edukasi hukum kepada anggota ASN, bantuan bagi keluarga ASN meninggal, serta pelatihan pemanfaatan teknologi informasi. Di bidang olahraga dan pengembangan diri, organisasi ini turut berpartisipasi dalam gelaran Porprov dan Pornas KORPRI, sebagai ajang mempererat solidaritas antar-pegawai.
Pranata menegaskan bahwa ke depan, Dewan Pengurus KORPRI Wonogiri akan menjadi motor penggerak profesionalisme ASN, memperkuat perannya sebagai pelayan publik yang berdedikasi dan menjadi teladan. “Muskab ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat kebersamaan dan mempertegas komitmen ASN dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat Wonogiri,” ujarnya.(*)








Komentar