BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Wonogiri secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap tegas terkait desain sampul (cover) Majalah Tempo edisi 12 April 2026. Aksi NasDem Wonogiri kecam visualisasi yang menampilkan sosok Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, tersebut karena dinilai tidak proporsional dan sarat akan opini negatif. Langkah NasDem Wonogiri kecam produk jurnalistik tersebut diambil untuk menjaga marwah organisasi serta memberikan edukasi publik mengenai pentingnya jurnalisme yang berimbang dan tidak tendensius terhadap tokoh nasional.
Tudingan Pembunuhan Karakter dan Pelanggaran Etika
Pihak DPD Partai NasDem Wonogiri menilai bahwa ilustrasi karikatur yang ditampilkan Majalah Tempo merupakan bentuk pembunuhan karakter terhadap Surya Paloh. Visualisasi tersebut dianggap melukai martabat seorang tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan demokrasi di Indonesia.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Wonogiri, Robianto, menegaskan bahwa pihaknya sangat menyayangkan pemberitaan yang dinilai tidak berdasar tersebut. Menurutnya, sajian visual dan narasi yang dibangun berpotensi menyesatkan opini publik secara luas.
“Kami menilai penyajian visual tersebut tidak mencerminkan prinsip jurnalisme yang berimbang. Ini adalah bentuk penghinaan terhadap marwah partai dan tokoh bangsa,” tegas Robianto dalam pernyataan resminya di Wonogiri, Rabu (15/4/2026).
Narasi Tak Berbasis Fakta dan Melukai Demokrasi
Senada dengan Robianto, Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Wonogiri, Rahmad Fujianto, menyatakan bahwa isi pemberitaan yang menyertai ilustrasi tersebut cenderung menggiring opini tanpa dukungan fakta yang kuat. Ia menyoroti sisi etis dari karikatur tersebut yang dianggap merendahkan martabat manusia.
“Ini merupakan bentuk penghinaan terhadap Ketua Umum kami. Pemberitaan yang disajikan tidak berbasis fakta, melainkan lebih kepada opini dan ilustrasi yang tidak pantas. Hal tersebut tidak dapat kami terima,” tukas Rahmad Fujianto dengan nada bicara lugas.
Partai NasDem Wonogiri menekankan bahwa meskipun mereka sangat menjunjung tinggi kebebasan pers, setiap produk jurnalistik wajib mengedepankan prinsip akurasi serta tanggung jawab moral. Karikatur yang dianggap merendahkan dinilai telah keluar dari koridor kebebasan pers yang bertanggung jawab.
Seruan Profesionalisme kepada Insan Pers
Menutup pernyataan sikap tersebut, DPD NasDem Wonogiri mengajak seluruh media massa dan insan pers nasional untuk tetap menjaga profesionalisme dan integritas. Mereka berharap media tetap menjadi pilar demokrasi yang mencerahkan, bukan justru menjadi alat untuk menjatuhkan martabat seseorang melalui narasi visual yang tidak objektif.
Hingga berita ini diturunkan, pernyataan sikap ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab politik DPD NasDem Wonogiri dalam merespons dinamika informasi nasional yang berkembang di ruang publik. (*)






