BeritaWonogiri.com [EROMOKO] – Kepolisian Resor (Polres) Wonogiri memastikan ribuan porsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis di wilayah Eromoko memenuhi standar kesehatan yang ketat. Melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes), petugas melakukan uji keamanan pangan (food safety) menyeluruh guna menjamin kualitas konsumsi masyarakat, Jumat (24/4/2026) pagi.
Pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini berpusat di SPPG Eromoko, Dusun Plumbon, Desa Ngadirejo. Tim Sidokkes terjun langsung memantau kualitas bahan hingga proses penyajian demi memastikan tidak ada kontaminasi zat berbahaya pada ribuan paket makanan tersebut.
Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., menyatakan bahwa pengawasan ini merupakan mandat langsung dari Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, untuk mendukung kesehatan masyarakat. “Kami pastikan setiap porsi yang sampai ke tangan warga benar-benar higienis,” ujarnya.
Hasil Uji Kimia: Bebas Arsenik dan Zat Berbahaya
Dalam inspeksi tersebut, petugas menerapkan uji organoleptik, fisik, hingga kimiawi. Tim Sidokkes secara mendetail memeriksa kandungan pada paket nasi putih, galantin goreng, sup tahu, tumis kubis wortel, hingga buah pisang.
Berdasarkan hasil uji kimia laboratorium lapangan, petugas tidak menemukan kandungan berbahaya seperti arsenik, sianida, formaldehid, maupun nitrit. Secara fisik, aroma, warna, dan rasa makanan juga dinyatakan segar dan sesuai dengan standar layak konsumsi.
Rincian Menu dan Kandungan Kalori MBG
Setiap paket Makan Bergizi Gratis ini dirancang dengan komposisi gizi yang seimbang antara protein, lemak, dan karbohidrat. Berdasarkan hasil pantauan, total energi per porsi mencapai 640 kalori, angka yang dinilai mencukupi untuk kebutuhan energi harian pelajar dan ibu hamil.
Distribusi Sasar Ribuan Siswa dan Kelompok Rentan
Polres Wonogiri mencatat sebanyak 2.499 porsi makanan telah disiapkan dan dinyatakan layak. Mayoritas paket, yakni sebanyak 2.024 porsi, didistribusikan kepada siswa di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SLTA di Kecamatan Eromoko.
Tak hanya pelajar, sasaran program ini juga mencakup kelompok rentan lainnya. Sisanya diberikan kepada guru, ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga kader posyandu sebagai bagian dari percepatan perbaikan gizi di tingkat desa.
Langkah Selanjutnya: Pengawasan Berkala Kualitas Pangan
Pihak kepolisian menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas sesaat. Polres Wonogiri berkomitmen melakukan pengawasan kualitas pangan secara berkala guna mencegah potensi gangguan kesehatan di wilayah hukum mereka.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Ke depan, kami tetap konsisten mengawal aspek keamanan pangan ini sebagai bentuk nyata pelayanan Polri kepada kesehatan masyarakat,” pungkas AKP Anom Prabowo. (*)






