BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Warga Perumahan Megatama Indah, Desa Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri didorong memanfaatkan limbah rumah tangga untuk pupuk organik. Selain kompos, limbah rumah tangga seperti sisa sayuran dan air leri (bekas cucian beras) bisa dimanfaatkan untuk membuat pupuk organik cair (POC).
PPL Desa Pokoh Kidul, Bambang Tri Haryanto, menuturkan untuk menghindari jentik nyamuk di dalam pupuk cair maka pada campuran itu perlu ditambah EM4 dan molase.
“Jika tidak ada jentik, cairan itu bisa menjadi pupuk yang bermanfaat, “ucap Bambang kepada warga Perumahan Megatama Indah yang sudah praktik membuat POC.
Baca juga: 10 Ton Pupuk Bersubsidi Dari Tegal Mau Dikirim Ke Lintas Provinsi Digagalkan Ditreskrimsus
Dia menguraikan langkah-langkah
membuat POC. Menurutnya, bahan-bahan yang dibutuhkan di antaranya limbah sayuran, air beras (air beras diendapkan selama 3 hari), air kelapa 1 liter, gula merah 100 gram dan EM4.
Berikut ini cara pembuatan POC :
1. Semua bahan di cacah (diiris), ditumbuk, atau diblender
2. Masukkan ke dalam jirigen.
3. Tambahkan air beras, air kelapa, gula merah dan EM4.
4. Bahan yang sudah tercampur ditutup
5. Tutup jirigen disambungkan dengan selang kemudian ujung selang dimasukkan pada tutup jirigen dan ujung yang satunya dicelupkan pada air sabun.
6. Pupuk cair dibiarkan sampai 2 pekan.
7. Setelah 2 pekan pupuk cair disaring. Pupuk cair yang telah disaring dapat dikemas dalam botol sedangkan ampas dari pupuk cair bisa dimanfaatkan sebagai kompos.
Bambang mengemukakan perbandingann aplikasi pemupukan adalah 10 liter air di campur 1 liter POC. “Campuran itu di aduk lalu di siramkan pada tanaman. Setiap tanaman satu gelas aqua setiap satu pekan sekali,” kata Bambang. (Suryono)








Komentar