BeritaWonogiri.com (WONOGIRI) – Rapat Dengar Pendapat (Hearing) DPRD Wonogiri dengan kelompok pendukung pabrik semen Paguyuban Cinta Pracimantoro memicu pergerakan warga yang menolak pabrik semen semakin masif menyuarakan aspirasinya lewat media sosial.
Sejumlah dusun dan desa di wilayah selatan Wonogiri itupun satu persatu menyatakan sikap deklarasi menolak pabrik semen di Kawasan Pracimantoro.

“Warga Masan Desa Watangrejo 100 persen menolak pabrik semen. Anake wong tani kudu nolak pabrik semen, ora dukung pabrik semen !” ungkap seorang remaja di Dusun Masan saat pemasangan spanduk penolakan.
Berdasarkan pantauan BWC di sejumlah platform media sosial, setidaknya ada tiga dusun dan tiga desa yang memposting kegiatan deklarasi sejak Sabtu dan Minggu, 17-18 Mei 2025. Di antaranya Dusun Nglancing, Ngelorejo, Masan dan Desa Suci, Glinggang, serta Sedayu.

Di Dusun Nglancing dan Ngelorejo (Desa Watangrejo), ratusanan warga kompak menolak dengan keras pendirian pabrik maupun tambang semen di wilayah yang masuk ring 1 tapak lokasi pabrik tersebut.
“Kami menolak pabrik semen dan tambang bahan baku semen Kawasan Gunung Sewu di Kecamatan Pracimantoro. Kami mohon presiden Bapak Prabowo Subianto membatalkan dan mencabut ijin rencana pembangunan pabrik semen di Pracimantoro,” kata juru bicara warga dalam tayangan video yang diunggah di akun grup facebook Kabar Warga Pracimantoro.
Mereka juga menyatakan dukungan terhadap para petani Kawasan Karst Gunung Sewu yang menolak investasi semen untuk tetap mempertahankan pertaniannya demi kelangsungan hidup para petani.
“Nglancing Ngelorejo ? Tanah subur loh jinawi.. . . Petani ? menang-menang-menang. . .” teriak warga.

Diketahui, warga Paguyuban Cinta Pracimantoro (PCP) berjumlah sekitar 200 orang, Rabu, 14 Mei 2025 menyampaikan aspirasi ke DPRD mendukung pendirian pabrik semen. Sebelumnya pada 14 April 2025, warga Talijiwa yang menolak pabrik semen juga datang ke dewan menyampaikan aspirasinya
Gerakan Deklarasi Tolak Pabrik Semen juga muncul di Desa Sedayu, Kecamatan Pracimantoro. Sedikitnya 50an warga mengatasnamakan Paguyuban Sedayu Peduli Gunung Sewu, berkumpul di salah satu rumah warga dan menyatakan sikap keras menolak pabrik semen di Pracimantoro dengan segala dampak yang ditimbulkannya.
“Praci ? Nyawijiii. . . !!! Gunung Sewu ? Lestariiii. . .!!! Petani ? . . Menang. . menang. . menang. . !!!” seru warga bersautan saat meneriakkan yel-yel deklarasi..

Selain menyatakan sikap tegas menolak pabrik semen, warga dari tiga dusun dan tiga desa tersebut juga mendukung pergerakan Paguyuban Talijiwa, Wonoharjo Lestari, Rekso Suci dan petani kawasan Kars Gunung Sewu untuk tetap mempertahankan pertaniannya. Warga berharap suara mereka didenganr sampai ke Presiden Prabowo Subianto. (Irfandy)






