BeritaWonogiri.com [UNGARAN] – Suasana Alun-alun Bung Karno, Ungaran, mendadak berubah menjadi lautan manusia pada Jumat (1/5/2026). Ribuan buruh bersama masyarakat tumpah ruah mengikuti jalan sehat dalam rangka peringatan May Day Jateng 2026. Momentum ini menjadi simbol kuat harmonisasi antara pekerja, pemerintah, dan pengusaha di Jawa Tengah.
Acara yang mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Kehadiran pucuk pimpinan Jateng ini menegaskan komitmen pemerintah dalam merangkul elemen buruh melalui pendekatan yang humanis dan komunikatif.
Buruh Sebagai Pahlawan Ekonomi Jawa Tengah
Dalam orasinya, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day Jateng bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut para pekerja adalah motor utama yang membawa pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mencapai 5,37 persen pada 2025, angka yang sukses melampaui rata-rata nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh buruh. Kalian adalah pahlawan ekonomi Jawa Tengah. Hidup buruh!” tegas Luthfi yang disambut gemuruh teriakan “hidup” dari ribuan peserta.
Luthfi menambahkan, capaian ekonomi yang gemilang tersebut merupakan buah dari iklim investasi yang kondusif dan hubungan industrial yang sangat harmonis. Tanpa stabilitas di sektor tenaga kerja, target pembangunan sulit tercapai.
Harmonisasi Tripartit: Aspirasi Tanpa Harus Turun ke Jalan
Ketua KSPN Kabupaten Semarang, Sumanta, memberikan apresiasi atas langkah Pemprov Jateng yang mengedepankan dialog. Menurutnya, peringatan May Day Jateng tahun ini membuktikan bahwa komunikasi yang efektif adalah kunci utama penyelesaian masalah ketenagakerjaan.
“Kalau komunikasi lancar, tidak perlu demo. Di Kabupaten Semarang, pemerintah cukup responsif terhadap keluhan kami,” ungkap Sumanta. Senada dengan hal itu, para buruh seperti Irina Indria Ningrum dan Mardia mengaku lebih nyaman merayakan hari besar mereka dengan kegiatan positif seperti jalan sehat daripada melakukan aksi demonstrasi yang berisiko ricuh.
Inovasi Kesejahteraan: Peresmian Daycare Tripartit Berdikari
Usai menempuh rute jalan sehat sepanjang 4 kilometer, Gubernur Luthfi bergerak menuju kawasan Rusunawa Gedanganak untuk meresmikan Daycare Tripartit Berdikari. Fasilitas penitipan anak ini merupakan solusi nyata pemerintah untuk membantu pekerja yang memiliki anak usia dini.
“Daycare ini mendukung buruh agar bisa fokus bekerja dengan tenang. Anak-anak mendapatkan pengasuhan profesional dengan pola asah, asih, dan asuh,” jelas Luthfi.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana memperluas program daycare ini ke berbagai kawasan industri lainnya. Tak hanya itu, penguatan 537 koperasi karyawan, insentif transportasi, hingga bantuan perumahan bagi pekerja berpenghasilan rendah terus dipacu untuk menjamin kesejahteraan buruh di masa depan. (*)






