Gus Atho’ Minta Seorang Ibu Lafalkan Doa Baik Untuk Anak

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Doa seorang ibu memiliki kekuatan luar biasa bagi kesuksesan seorang anak. Para ibu didorong melafalkan doa-doa baik bagi anak-anak mereka. Selain itu anak juga diharapkan berbakti dan taat kepada orangtua.

Pernyataan itu disampaikan Gus Muhammad Atho’urrohman dari Nganjuk, Jawa Timur dalam tausyiah pada rangkaian acara Pengajian dan Dzikir Manaqib, Selasa, 1 Juli 2025 di halaman Masjid Ali Samah Al Harby, Perum Megatama Indah, Pokoh Kidul, Wonogiri.

Pembacaan dzikir manaqib dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Mahabbatul Qodiri Nusantara, Abah Zaenal Muttaqin.

Gus Atho’ menyatakan kesuksesan seorang anak selain karena doa ibunya juga faktor dan kejujuran. Ia menegaskan anak yang sukses bukan semata-mata karena berbakat tapi doa Ibu yang terhebat.

“Selain doa Ibu, berusahalah jadi orang jujur meski kadang berkata jujur itu pahit,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Gus Atho’ menceritakan kisah Syaikh Abdul Qodir Jaelani sebagai sosok yang jujur. Kisah kejujuran Syekh Abdul Qadir Jailani yang terkenal adalah ketika ia dirampok dalam perjalanan menuntut ilmu di Baghdad.

Meskipun dirampok, ia tetap jujur mengatakan bahwa ia membawa 40 dinar yang disembunyikan di kantong yang dijahitkan ibunya di bajunya. Kejujuran ini membuat para perampok terkesan dan akhirnya bertaubat.

Salah satu perampok bertanya mengapa Syekh Abdul Qadir mau jujur, padahal tidak ada yang tahu jika ia berbohong. Syekh Abdul Qadir menjawab bahwa ia telah berjanji pada ibunya untuk selalu jujur dalam segala hal, dan ia juga meyakini bahwa Allah selalu mengawasi.

Mendengar jawaban tersebut, pemimpin perampok tergerak hatinya dan merasa tersentuh oleh kejujuran Syekh Abdul Qadir. Ia dan seluruh anggota perampok akhirnya bertobat atas perbuatan mereka dan berjanji untuk tidak merampok lagi.

“Kejujuran Syaikh Abdul Qodir Jailani telah menjadi jalan terbukanya hidaya para perampok itu,” kata Gus Atho’.

Selain itu, Gus Atho menyampaikan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat untuk ikut membangun Negeri ini. (Nadhiroh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *