BeritaWonogiri.com [SUKOHARJO] – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Sukoharjo Peduli menggandeng Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kesehatan (FKMIK) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo untuk menggelar Tasyakuran 10 Tahun LAZ Sukoharjo Peduli (Muharram Care Fest 1448 H). Acara yang mengusung tema “Tumbuh untuk Negeri” ini berlangsung di Auditorium Univet Bantara pada Selasa, 3 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung meriah dan khidmat ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta. Pihak panitia melibatkan anak-anak yatim, kaum dhuafa, pengurus yayasan sosial, lembaga zakat, mitra strategis, hingga unsur pemerintah daerah.
Dalam perayaan satu dekade ini, pihak penyelenggara membagikan santunan serta bingkisan khusus kepada anak-anak yatim dan para penyandang disabilitas. Tidak hanya itu, acara ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan FKMIK Univet Bantara dan Rumah Sakit (RS) Nirmala Suri.
Bupati Sukoharjo yang diwakili oleh Kasi Kesra Kabupaten Sukoharjo, Rujito, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi lembaga filantropi ini. Pemerintah daerah memuji konsistensi lembaga dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah selama sepuluh tahun terakhir.
Rujito menegaskan bahwa pengelolaan dana umat saat ini harus terus berkembang. Pemerintah berharap dana zakat tidak hanya habis untuk program yang bersifat karitatif atau bantuan sesaat, melainkan mampu mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Pembina Yayasan Sukoharjo Peduli, Ustadz Haryoko, turut menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. Ia berharap lembaga zakat ini dapat memperluas jangkauan kebermanfaatannya demi kemaslahatan ummat yang lebih luas di masa depan.
Dekan FKMIK Univet Bantara, Prita Devy Igyani, menyatakan bahwa keterlibatan kampus dalam agenda ini merupakan wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program pengabdian masyarakat ini menyasar langsung sektor kesehatan warga yang membutuhkan.
“Selamat Milad ke-10 LAZ Sukoharjo Peduli. Semoga sinergi yang telah terjalin terus memberikan manfaat yang lebih luas dan berdampak bagi umat,” kata Prita Devy Igyani.
Momentum milad ke-10 ini menjadi pijakan penting untuk memperkuat kolaborasi multisektor di Sukoharjo. Melalui sinergi antara lembaga filantropi, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat luas, program sosial dan kesehatan diharapkan dapat hadir lebih masif serta berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga. (Begug SW)








Komentar