BeritaWonogiri.com [SUKOHARJO] – Lembaga amil zakat berbasis komunitas di wilayah Soloraya terus menunjukkan peran aktifnya dalam mengentas kemiskinan dan memperkuat ekonomi jamaah. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al-Falah kini gencar memaksimalkan pengelolaan zakat Sukoharjo melalui penerimaan sekaligus penyaluran Zakat Maal, Zakat Fitrah, infak, hingga sedekah. Pengurus bergerak cepat merampungkan agenda pentasyarufan periode kedua untuk bulan Mei pada Sabtu 30 Mei 2026.
Masjid yang berlokasi strategis di perempatan antara Jalan Krakatau dan Jalan Semeru, Madyorejo RT 01 RW 07, Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo ini terus berinovasi menjadi episentrum kebaikan. Sinergi pengurus dan warga setempat menguatkan posisi masjid sebagai lembaga pelayan umat yang tepercaya.
Ketua Takmir Masjid Al-Falah, Ir. H. Rudy Setyohadi, menyampaikan bahwa pihaknya membuka posko penerimaan zakat secara aktif dan profesional. Terkait penyaluran Zakat Maal, agenda kali ini merupakan kelanjutan dari program berkelanjutan yang sudah memasuki fase kedua.
Demi menjaga akuntabilitas, pengurus sengaja mengundang dan melibatkan para muzakki (pemberi zakat) untuk menyaksikan langsung prosesi penyerahan bantuan kepada yang berhak menerima.
“Kami menghadirkan para muzakki dengan harapan besar akan menambah kepercayaan jamaah kepada pengurus UPZ Masjid Al-Falah. Ini membuktikan bahwa harta zakat yang mereka titipkan benar-benar kami salurkan kepada jamaah yang membutuhkan dan tepat pada sasaran,” ujar Rudy Setyohadi saat memberikan keterangan.
Ketua UPZ Masjid Al-Falah, H. Triminarno, S.H., bersama Koordinator Penyalur, H. Joko Sarjana, S.H., memimpin langsung pembagian logistik di lapangan. Pada periode Mei 2026 ini, panitia mendistribusikan paket sembako kepada 10 orang warga kurang mampu. Selain itu, dua orang jamaah menerima bingkisan khusus berupa alat shalat lengkap.
Tidak hanya menyasar pemenuhan pangan harian, UPZ Masjid Al-Falah juga menyuntikkan dana bantuan operasional sebesar Rp 500.000 setiap bulan untuk kesejahteraan guru TPQ Al-Falah.
“Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran strategis masjid sebagai pusat pemberdayaan umat dan pengelolaan zakat berbasis komunitas. Langkah ini juga menjadi sarana jitu untuk menjalin silaturahmi yang erat kepada jamaah dan warga kurang mampu di sekitar lingkungan Jetis,” jelas Triminarno.
Pihak UPZ berkomitmen untuk terus merawat konsistensi program filantropi ini. Ke depan, dana zakat yang dihimpun akan disalurkan setiap bulan secara bergilir kepada para asnaf (golongan penerima zakat) lainnya yang belum tersentuh bantuan.
Melalui edukasi zakat yang masif, pengurus berharap para wajib zakat semakin sadar akan kewajibannya. Penyaluran Zakat Maal secara rutin dipercaya mampu mensucikan harta benda para muzakki dari hak orang lain, sekaligus membersihkan jiwa manusia dari sifat kikir dan tamak. (Begug SW)







Komentar