Beritawonogiri.com [JAKARTA] – Menteri Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9), langsung bergerak cepat. Dua hari berselang, ia memimpin rapat perdana di Kantor KemenP2MI Jakarta Selatan, Rabu (10/9).
Rapat pimpinan tersebut dihadiri Wakil Menteri P2MI Christina Aryani, Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla, serta seluruh pejabat eselon I dan II. Selain menjadi ajang perkenalan, rapat juga digunakan untuk memaparkan progres tugas dan fungsi masing-masing unit kerja.
Dalam arahannya, Mukhtarudin menekankan pentingnya peningkatan penyerapan anggaran. Menurutnya, optimalisasi anggaran harus benar-benar berdampak pada pencapaian target kementerian, bukan sekadar formalitas.
“Di sisa waktu 2025 ini, perlu ada penguatan program dan percepatan realisasi anggaran. Pastikan kegiatan yang dilakukan bukan hanya menyerap anggaran, tetapi betul-betul menunjang capaian kementerian,” tegasnya.
Selain soal anggaran, Mukhtarudin juga mengapresiasi langkah digitalisasi layanan pengaduan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah berjalan. Ia meminta agar kanal pengaduan terus diperluas agar lebih dikenal masyarakat.
“Pelindungan PMI itu hal penting. Perbanyak sosialisasi supaya masyarakat tahu ke mana harus mengadu ketika ada masalah,” ujarnya.
Menteri Mukhtarudin pun menargetkan pembentukan 400 Desa Migran bisa tercapai pada 2025. Ia menekankan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan agar program tidak hanya berorientasi pada angka, melainkan berorientasi pada tujuan.
“Kita harus goal oriented. Program Desa Migran tidak berhenti di angka, tapi harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama lintas unit. Menurutnya, keberhasilan kementerian tidak mungkin dicapai tanpa soliditas.
“Kita adalah tim. Saya dan para Wakil Menteri tidak mungkin bekerja sendiri. Perlu dukungan penuh dari semua pihak. Saya akan pelajari lebih detail kedirjenan agar kita bisa bekerja lebih efektif,” tandasnya.
Langkah cepat Mukhtarudin di awal jabatannya dinilai sebagai sinyal kuat bahwa KemenP2MI akan bekerja lebih terstruktur dan terukur dalam melindungi PMI sekaligus memberdayakan desa migran.(*)








Komentar