Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kabupaten Wonogiri dan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi berlangsung damai tanpa gesekan. Kegiatan yang digelar di Ruang Graha Paripurna DPRD Wonogiri, Rabu (10/9/2025), mendapat pengawalan ketat dari Polres Wonogiri.
RDP dimulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan dihadiri unsur Forkopimda, pejabat daerah, pimpinan DPRD, serta perwakilan mahasiswa dari STAIMAS Wonogiri, STABN Raden Wijaya, STAK Bina Muda Wirawan, dan AKPER Giri Satria Husada. Total peserta tercatat sekitar 150 orang.

Untuk menjamin kelancaran kegiatan, Polres Wonogiri menurunkan 210 personel gabungan. Aparat disiagakan sejak kedatangan mahasiswa hingga kepulangan mereka ke titik kumpul semula. Bahkan, jajaran Satlantas turut mengawal arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan.
Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menegaskan bahwa kehadiran aparat semata-mata untuk menjamin keamanan, bukan membatasi kebebasan berekspresi.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat keamanan bukan untuk membatasi, melainkan memastikan penyampaian aspirasi mahasiswa berjalan lancar,” jelas Wahyu kepada wartawan.
Selama hampir dua jam, mahasiswa menyampaikan beragam aspirasi terkait isu pajak, pendidikan, hingga kesehatan. Pemerintah daerah dan DPRD langsung merespons tuntutan tersebut dengan dialog terbuka.
Kegiatan berjalan dinamis namun tetap terjaga suasana kekeluargaan. RDP ditutup dengan foto bersama antara mahasiswa, pimpinan DPRD, dan Forkopimda, sebagai simbol komitmen membangun demokrasi sehat di Wonogiri.
Dengan suksesnya pengamanan ini, Polres Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus menjaga harkamtibmas sekaligus memberikan ruang aman bagi masyarakat, terutama mahasiswa, dalam menyampaikan aspirasi.(*)








Komentar