BeritaWonogiri.com (MEDSOS) – Lokasi prostitusi kini mulai jarang kita jumpai. Bukan berarti sudah tidak ada, tetapi kebijakan ketat pemerintah memaksa mereka bersembunyi.
Dulu, praktik prostitusi marak lantaran masalah ekonomi yang memaksa para wanita harus menjual diri.
Namun sekarang, prostitusi bukan sekadar tuntutan ekonomi, tetapi menyangkut mental dan gaya hidup hedonis yang kebablasan.
Buktinya, prostisusi juga berkembang di kalangan atas dengan tarif yang sangat fantastis. Bahkan sekarang, ‘jajan perempuan’ juga dapat dilakukan melalui jaringan virtual.
Bukan Cuma di kota-kota besar. Transaksi sex online ini diduga juga merambah kota kecil seperti Kabupaten Wonogiri.
Indikasi tersebut penulis lihat dari akun Grup Publik Platform Facebook ‘Michat Wonogiri’ yang hingga Minggu 11 Mei 2025 masih aktif dengan postingan-postingan berbau transaksi sex.

Penulis sendiri menemukan akun grup ini tidak sengaja lantaran tiba-tiba muncul di beranda facebook. Dari penjelajahan konten di grup tersebut, hampir semuanya mengarah dugaan transaksi seksual, diduga terjadi di wilayah Wonogiri.
Berdasarkan riwayat penelusuran, grup publik Michat Wonogiri dibuat pada 31 Januari 2025, dikelola pemilik akun FB @Gadis Bali. Meski baru berumur 5 bulan, grup sudah memiliki 1400-an member.
Postingan member paling banyak berisi tawaran kencan dengan merujuk lokasi tertentu. Ada juga postingan member yang mencari teman kencan dengan kriteria tertentu.
Terlepas benar atau tidaknya praktek prostitusi dalam grup Michat Wonogiri ini, tetapi kemunculannya dalam beranda umum medsos bisa berdampak negatif terhadap publik di Kota Gaplek.
Disamping dampak psikologis terhadap remaja dan anak, kesan transaksi sex dalam postingan-postingan grup jelas akan memperburuk Wonogiri sebagai daerah prostitusi terselubung.
Penulis tidak akan menjelaskan detail apa saja isi postingan di Grup Michat Wonogiri, karena sudah ada pihak yang lebih berkompeten menangani. Tetapi jika publik penasaran, silahkan dibuka sendiri sebelum diblokir pihak berwajib. (Irfandy)






