Polres Wonogiri Matangkan Operasi Patuh Candi dan Pekat II Candi 2026, Puluhan Personel Disiagakan

Kapolres Pimpin Langsung Pelatihan Pra Operasi

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Polres Wonogiri menggelar Pelatihan Pra Operasi (Latpraops) untuk Operasi Patuh Candi 2026 dan Operasi Pekat II Candi 2026 di Aula Sanika Satyawada Polres Wonogiri. Kegiatan yang diikuti sekitar 75 personel tersebut menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan seluruh anggota sebelum pelaksanaan operasi yang akan berlangsung mulai 8 Juni 2026.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan, kesiapan, dan kesamaan persepsi personel agar pelaksanaan Operasi Patuh Candi maupun Operasi Pekat II Candi berjalan profesional, efektif, dan tepat sasaran dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan masyarakat di Kabupaten Wonogiri.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., didampingi Wakapolres Wonogiri Kompol Parwanto, S.H., M.H. Hadir pula para pejabat utama Polres, para kasat, perwakilan kapolsek jajaran, serta personel yang akan terlibat dalam kedua operasi tersebut.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapan personel menghadapi berbagai tantangan di lapangan, baik terkait ketertiban lalu lintas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

AKBP Wahyu Sulistyo menjelaskan bahwa Operasi Patuh Candi 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai Senin 8 Juni 2026 hingga Minggu 21 Juni 2026. Operasi ini melibatkan 48 personel yang akan mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis.

Meski mengutamakan edukasi kepada masyarakat, operasi tetap didukung penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kabupaten Wonogiri,” ujar Kapolres.

Selain operasi lalu lintas, Polres Wonogiri juga akan melaksanakan Operasi Pekat II Candi 2026 selama 20 hari, mulai 8 hingga 27 Juni 2026 dengan melibatkan 28 personel.

Operasi ini difokuskan pada pemberantasan berbagai bentuk penyakit masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Sasaran utama meliputi peredaran minuman keras ilegal, penyalahgunaan narkotika, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Dalam sesi pemaparan, para narasumber memberikan materi terkait perkembangan situasi kamtibmas, potensi kerawanan wilayah, hingga strategi pencegahan gangguan keamanan.

Materi pelatihan juga mencakup penguatan fungsi intelijen, pembinaan masyarakat (binmas), lalu lintas, dan penegakan hukum. Dengan bekal tersebut, personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara terukur, profesional, dan sesuai prosedur.

Kapolres Wonogiri mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mematuhi standar operasional prosedur yang berlaku.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga integritas dan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Seluruh target operasi yang telah ditetapkan diharapkan dapat dicapai secara maksimal dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.

Melalui Latpraops ini, Polres Wonogiri berharap seluruh personel memiliki kesiapan optimal sehingga Operasi Patuh Candi 2026 dan Operasi Pekat II Candi 2026 dapat berjalan profesional, humanis, dan efektif.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada tersebut berjalan aman, lancar, dan kondusif sebagai bagian dari upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di Kabupaten Wonogiri. (*)

Komentar