BeritaWonogiri.com [SEMARANG] – Ribuan penonton memadati halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah untuk nobar Timnas Indonesia melawan Bangladesh, Kamis malam, 1 Oktober 2026. Timnas Indonesia menang 9-2 dan melaju ke final menghadapi Thailand. Gubernur Ahmad Luthfi pun menyatakan Pemprov Jateng siap melanjutkan nobar hingga laga puncak.
Malam itu, halaman Kantor Gubernur berubah menjadi tribun rakyat. Anak-anak, pelajar, orang dewasa, hingga warga dari luar Jawa Tengah duduk lesehan di atas karpet biru. Mereka mengenakan atribut dan menatap layar besar sambil mendukung Skuad Garuda.
Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen ikut duduk lesehan bersama masyarakat. Keduanya menyaksikan pertandingan dan merasakan langsung atmosfer dukungan warga.
Kemeriahan semakin terasa saat sosok Gatotkaca muncul di tengah penonton. Seorang pria dari Ambarawa mengenakan kostum tokoh wayang itu dan tampil beda. Banyak penonton tertawa melihatnya bersorak dan berjoget saat Indonesia mencetak gol.
Gemuruh penonton pecah ketika Mitchell Baker membuka keunggulan Indonesia pada menit ke-11. Baker kembali mencetak gol pada menit ke-20. Gol-gol berikutnya datang dari Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.
Saat jeda pertandingan, Luthfi membagikan sejumlah doorprize. Hadiahnya beragam, mulai dari jersey Timnas Indonesia, sepatu olahraga, hingga telepon seluler.
Pria berkostum Gatotkaca menjadi salah satu penerima hadiah. Atas penampilannya yang unik, Luthfi memberinya jersey Timnas Indonesia.
“Senang sekali bisa merasakan kemeriahan nobar Timnas bersama masyarakat di sini. Alhamdulillah, tadi juga dapat apresiasi dari Pak Gubernur berupa jersey Timnas,” ujarnya.
Ia mengapresiasi Pemprov Jateng yang membuka ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan mendukung Timnas Indonesia. “Semoga Indonesia bisa lolos terus, supaya kita juga bisa nobar bersama sampai final,” pintanya.
Novrizal Eka Fadillah, warga Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang sedang berada di Semarang, juga bergabung. Ia pendiri sekaligus Ketua WGP, wadah yang bergerak dalam kegiatan ramah inklusif dan sebelumnya bernama Wadah Generus Luar Biasa (WGLB).
“Saya senang bisa bergabung di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah. Masyarakatnya hangat, antusias sekali memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia,” tuturnya.
Menurut Novrizal, sepak bola membuat jarak daerah dan latar belakang seolah melebur.
Seorang pelajar asal Kabupaten Batang juga merasakan kegembiraan itu. Ia datang ke Semarang bersama saudaranya untuk menonton, lalu pulang membawa hadiah telepon seluler.
“Saya dari Batang, kebetulan lagi di Semarang terus diajak saudara nonton bareng. Senang banget bisa ikut meramaikan acara ini, apalagi dapat hadiah HP. Semoga ke depan acaranya bisa lebih meriah lagi,” ujarnya.
Antusiasme warga memunculkan harapan agar nobar di Gubernuran tidak berhenti pada laga melawan Bangladesh. Luthfi menyambut positif aspirasi itu. Ia menyatakan Pemprov Jateng siap melanjutkan nobar final Timnas Indonesia melawan Thailand.
“Terusin nonton bolanya sampai Indonesia final. Pokoknya nobar jalan terus. Masyarakat senang,” kata Luthfi dengan wajah sumringah.
Nobar Indonesia vs Bangladesh merupakan yang ketiga di Halaman Kantor Gubernur. Sebelumnya, nobar digelar saat Indonesia menghadapi Singapura pada 25 September dan Malaysia pada 28 September 2026.
Hasil malam itu mengantar pelatih John Herdman dan pasukannya ke final. Rangkaian nobar Timnas Indonesia ini mempertemukan warga dari berbagai usia dan daerah dengan satu suara: mendukung Garuda. (*)







Komentar