BeritaWonogiri.com [PEKALONGAN] – Di tengah rangkaian silaturahmi Idulfitri, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melaksanakan Silaturahmi Ahmad Luthfi ke Ulama 2026 di Pekalongan dan Semarang, Kamis (26/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, para ulama menyampaikan pesan mendalam tentang kesabaran dan kemuliaan terhadap rakyat sebagai kunci kepemimpinan.
Kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Fusha: Dialog Hangat di Tengah Hujan
Rangkaian Silaturahmi Ahmad Luthfi ke Ulama 2026 diawali di Pondok Pesantren Terpadu Al-Fusha, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Ahmad Luthfi bertemu pengasuh pondok, KH Muhammad Dzilqon, dalam suasana hangat meski diguyur hujan.
Dalam perbincangan, Gubernur mengungkapkan laporan tanggul Sungai Bremi yang jebol dan menegaskan akan segera meninjau lokasi. Menanggapi hal itu, KH Dzilqon menyampaikan pesan: “Jenengan kedah sabar. Kudu mlaku, kudu sabar,” sambil menekankan pentingnya memuliakan rakyat sebagai jalan kesuksesan pemimpin.
Ziarah ke Habib Luthfi bin Yahya: Kekeluargaan Dua Dekade
Usai dari Al-Fusha, Ahmad Luthfi melanjutkan Silaturahmi Ahmad Luthfi ke Ulama 2026 ke kediaman Habib Luthfi bin Yahya di Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan. Pertemuan berlangsung hangat, diwarnai cerita perjalanan panjang keduanya sejak Ahmad Luthfi menjabat Kapolres Batang hampir dua dekade lalu.
Di sela agenda, Gubernur juga meninjau langsung tanggul Sungai Bremi yang jebol sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap situasi darurat masyarakat.
Silaturahmi ke KH Shodiq Hamzah: Penguatan Nilai Kepemimpinan
Selanjutnya, Ahmad Luthfi bertolak ke Semarang untuk bersilaturahmi dengan KH Shodiq Hamzah, pengasuh Pondok Pesantren Asshodiqiyah, Kaligawe. Dalam kunjungan ini, ia kembali menerima pesan serupa agar selalu sabar dan menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat.
Komitmen Kolaborasi Lintas Sektor Selesaikan Persoalan Daerah
Menanggapi berbagai pesan tersebut, Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Kita dorong seluruh OPD berkolaborasi, termasuk bupati dan wali kota, agar kompak menyelesaikan persoalan masyarakat,” tegasnya.
Silaturahmi Ahmad Luthfi ke Ulama 2026 ini tidak hanya menjadi tradisi Idulfitri, tetapi juga momentum strategis memperkuat nilai kepemimpinan yang berpijak pada kesabaran, kebersamaan, dan keberpihakan kepada rakyat. (Zul)






