Beritawonogiri.com [PONOROGO] – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Ponorogo merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 dengan penuh kemeriahan melalui pagelaran wayang kulit semalam suntuk di halaman sekolah, Jumat (8/8/2025). Acara bertema “Mengukir Prestasi, Membangun Karakter Religius dan Berbudaya untuk Menuju Ponorogo Hebat” ini menjadi puncak rangkaian peringatan yang sarat makna.
Tak hanya merayakan ulang tahun, SMPN 1 Ponorogo juga memamerkan prestasi gemilang sebagai juara ganda dalam Festival Reog Remaja (FRR) XXI dan Festival Karawitan Pelajar 2025, menegaskan posisinya sebagai benteng pelestarian seni dan budaya.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, atau yang akrab disapa Kang Giri, menghadiri acara puncak ini dan memuji SMPN 1 Ponorogo sebagai pelopor pendidikan di wilayahnya. Ia menyebut sekolah yang berdiri setahun pasca-kemerdekaan Indonesia ini sebagai “kawah candradimuka” yang mencetak sumber daya manusia unggul. “Pendiri seperti Kamil, Suryo, dan Parwoto telah meletakkan fondasi kuat. Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tapi juga wadah untuk menggembleng mental, spiritual, dan karakter kebangsaan agar Ponorogo tetap hebat,” ujar Kang Giri dalam sambutannya.
Ia berharap lulusan SMPN 1 Ponorogo memiliki kecerdasan, iman kuat, dan hati lembut untuk berkontribusi bagi daerah. Plt Kepala Sekolah SMPN 1 Ponorogo, Imam Saifudin, menjelaskan bahwa pagelaran wayang kulit menjadi penutup rangkaian acara HUT yang telah berlangsung sejak 4 Agustus. Kegiatan seperti khotmil Qur’an, donor darah, bakti sosial, dan upacara bendera pada 6 Agustus turut memeriahkan peringatan. Pada malam puncak, dua dalang cilik, Arganata Prayudyatama dan Dewangga Risang Probo Aji, memukau penonton dengan lakon Dewa Ruci. Penampilan mereka diiringi Karawitan Sri Manunggal SMPN 1 Ponorogo, yang baru saja meraih juara pertama dalam Festival Karawitan Pelajar 2025, menambah kebanggaan sekolah.
Pagelaran wayang kulit berlanjut dengan penampilan Ki Sukron Suwondo, dalang senior dari Blitar, yang membawakan lakon Wahyu Waskitha Langgeng. Penampilan ini menjadi simbol kuatnya komitmen SMPN 1 Ponorogo dalam melestarikan budaya Jawa. Selain itu, keberhasilan grup Singo Taruno Budoyo meraih juara pertama Festival Reog Remaja XXI dalam rangkaian Grebeg Suro 2025 turut mendapat sorotan. Prestasi ini bahkan diapresiasi langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, yang menyebutnya sebagai bukti nyata pelestarian budaya oleh generasi muda.
Keberhasilan SMPN 1 Ponorogo dalam meraih dobel gelar juara dan menyelenggarakan peringatan HUT ke-79 yang meriah menegaskan peran sekolah sebagai pusat pendidikan dan pelestarian budaya. Dengan semangat melestarikan warisan leluhur, SMPN 1 Ponorogo terus menginspirasi generasi muda untuk menjaga identitas budaya Indonesia, khususnya seni Reog dan karawitan, sembari membentuk karakter unggul untuk masa depan Ponorogo yang lebih hebat.







Komentar