Suwito, Warga Desa Slahung Ponorogo, Banjir Tawaran Bintang Tamu Di Televisi Nasional

BeritaWonogiri.com [PONOROGO] – Setelah viral di media sosial karena kemiripannya dengan pelatih tim nasional sepakbola Indonesia, Shin Tae Yong (STY), Suwito, warga Dukuh Gembes, Desa Slahung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur mendapat tawaran menjadi bintang tamu di beberapa stasiun televisi nasional.

Sebagaimana yang diungkapkan dalam siaran radio Gemasuryafm, Rabu, 1 Mei 2024, Suwito telah dihubungi Trans TV, Trans 7 dan sejumlah media massa lainnya untuk menghadiri acara-acara di Jakarta.

Bersama dengan sang istri dan kedua anaknya, ia kini berada di Ibukota Jakarta untuk memenuhi undangan syuting program “Lapor Pak” di Trans7, sebuah acara televisi yang dipandu oleh Andre Taulany dan rekan-rekannya.

Baca juga: Warga RT Kaloran Hingga Relawan Gelar Nonbar Laga Timnas Indoensia U-23

Tidak hanya mendapat undangan dari stasiun TV swasta, Suwito juga sering diundang warga Ponorogo untuk menghadiri acara nonton bareng pertandingan sepak bola. Meskipun beberapa orang menyebutnya sebagai “STY KW” (Shin Tae-yong KW), Suwito tidak keberatan dengan julukan tersebut.

Baginya, kemiripannya dengan orang terkenal merupakan kebanggaan tersendiri, meskipun ia adalah warga asli Ponorogo dan bukan keturunan Korea atau Cina.

Suwito, warga Ponorogo berwajah pelatihTimnas Sepakbola, STY (tiga dari kiri) foto bersama Andre. (BeritaWonogiri.com/Thamrin)

“Ketika kakak saya bilang wajah saya mirip dengan pelatih Timnas, saya tidak percaya. Tapi kemudian, putri saya mengunggah foto saya saat minum es degan di Ngebel dan viral di media sosial seperti TikTok dan lainnya,” ujar Suwito dengan raut wajah penuh kebahagiaan.

Meski awalnya bukan seorang pencinta sepakbola, Suwito merasa terhormat dan senang dengan perhatian yang ia terima. Dirinya berencana untuk mengikuti sejumlah undangan tersebut dengan penuh semangat.

Dengan begitu, kehadiran Suwito di layar kaca menjadi cerminan dari bagaimana kekuatan viralitas media sosial dapat memberikan peluang baru bagi individu-individu dari berbagai latar belakang untuk bersinar dalam sorotan publik. (Thamrin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *